Melesat 10%, GOTO Geser Market Cap Telkom di Urutan 3
Selasa, 7 Juni 2022 | 15:27 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kapitalisasi pasar (market cap) PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) merangsek naik ke peringkat tiga senilai Rp 431 triliun atau menggeser posisi PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dengan kapitalisasi pasar sebanyak Rp 423 triliun.
Lonjakan market cap GOTO tersebut terjadi saat harganya melesat Rp 34 (10,30%) menjadi Rp 364. Saham GOTO ditransaksikan dalam rentang Rp 310-370. Lonjakan harga tersebut juga berimbas terhadap penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang hari ini.
Sedangkan saham TLKM hari ini ditutup melemah Rp 90 (2,07%) menjadi Rp 4.250. Penurunan tipis harga tersebut menjadikan market cap Telkom relatif stagnan sebesar Rp 423 triliun atau di peringkat empat. Posisi market cap teratas masih diduduki PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 915 triliun dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 674 triliun.
Baca Juga: CEO Gojek Kevin Aluwi Masuk Jajaran Dewan Komisaris GoTo
Sebelumnya, Kevin Brayan Aluwi akan digantikan posisinya sebagai direktur PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan sekaligus CEO Gojek. Pergantian tersebut akan ditetapkan pada rapat umum pemegang saham tahunan (RUPS) pada 28 Juni 2022.
"Kevin Aluwi, Co-Founder dan CEO Gojek akan bertransisi dari jabatan eksekutifnya di Gojek untuk memperkuat jajaran komisaris di GoTo. Sedangkan posisisi CEO Gojek akan dijabat Andre Soelistyo. Kevin akan mendukung manajemen GoTo dalam mencapai visi dan misinya untuk mendorong kemajuan bagi para pengguna dan mitra di dalam ekosistem Perusahaan, serta masyarakat di mana GoTo beroperasi," tulis manajemen GoTo melalui pernyataan resminya.
Dalam perannya sebagai dewan komisaris GOTO nanti, manajemen menyebutkan, Kevin akan fokus dalam mendukung pengembangan kendaraan listrik di Gojek sebagai bagian dari komitmen perusahaan menuju ‘nol emisi’ pada 2030. Kevin juga akan menjadi bagian dari anggota dewan komisaris Electrum, perusahaan patungan Gojek dan TBS Energi Utama, yang fokus pada pembangunan ekosistem kendaraan listrik roda dua yang terintegrasi dan holistik di Indonesia.
"Saya sangat bangga dan bersyukur dapat membangun Gojek menjadi layanan on-demand terdepan yang digunakan jutaan masyarakat Indonesia dan Asia Tenggara. Gojek dipimpin oleh tim manajemen yang solid dan berpengalaman, berhasil mencetak kinerja yang menggembirakan dengan peningkatan pendapatan kotor sebesar 58% pada kuartal I-2022, sejalan dengan pemulihan di bisnis mobilitas. Saya sangat optimis mengenai masa depan Gojek, terlebih dengan terbentuknya GoTo tahun lalu dan tercatatnya GoTo sebagai perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia," tulis Kevin Aluwi melalui keterangan resmi, Senin (6/6).
Dia menambahkan, perseroan telah berinvestasi signifikan dalam membangun tim manajemen yang tangguh dengan berbagai latar belakang dan pengalaman, serta membangun nilai-nilai perusahaan dengan etos kerja tinggi. "Saya sangat optimis bahwa tim manajemen Gojek, di bawah kepemimpinan Andre yang solid akan terus menjalankan strategi untuk memperkuat layanan on-demand yang telah menjadikan Gojek bagian penting dari Grup GoTo," terangnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




