ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Soal Investasi Telkomsel ke GoTo, Ini Kata Dirut Telkom

Rabu, 8 Juni 2022 | 18:45 WIB
H
FH
Penulis: Herman | Editor: FER
Direktur Utama PT Telkom Indonesia Tbk Ririek Adriansyah (kiri) dalam acara focus group discussion (FGD) yang digelar Telkom, di Yogyakarta, 8 Juni 2022. 
Direktur Utama PT Telkom Indonesia Tbk Ririek Adriansyah (kiri) dalam acara focus group discussion (FGD) yang digelar Telkom, di Yogyakarta, 8 Juni 2022.  (Beritasatu Photo/Herman)

Yogyakarta, Beritasatu.com - Direktur Utama PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) Ririek Adriansyah menyampaikan, kebijakan Grup Telkom berinvestasi di GoTo tidak semata mempertimbangkan aspek capital gain atau loss semata, tetapi juga mempertimbangkan potensi sinergitas yang bisa dilakukan.

Sebagai salah satu contoh hasil sinergitas tersebut, Grup Telkom pada 2021 memperoleh revenue senilai Rp 473 miliar dari pendapatan pelanggan baru jutaan mitra pengemudi Gojek melalui pembelian paket khusus data Telkomsel untuk mitra pengemudi.

"Kita investasi di GoTo itu tidak hanya mempertimbangkan capital gap, tidak hanya itu. Adapun yang justru lebih kita pertimbangkan adalah apa sinergi-sinergi yang bisa kita lakukan," kata Ririek dalam acara FGD yang digelar Telkom di Yogyakarta, Rabu (8/6/2022).

Baca Juga: Melesat 10%, GOTO Geser Market Cap Telkom di Urutan 3

ADVERTISEMENT

Ririek menyampaikan, bentuk-bentuk sinergi lainnya saat ini juga terus dimatangkan oleh kedua belah pihak. Misalnya pengembangan layanan gim yang memiliki prospek cerah dalam bisnis Telkom Group, dan juga sinergi-sinergi lainnya.

Ririek menambahkan, sebelum memutuskan berinvestasi di GoTo, Telkom Group juga sudah mengundang berbagai stakeholder untuk dimintai pendangannya terkait rencana investasi di perusahaan yang masih merugi, tetapi memiliki value yang tinggi dan memberikan peluang sinergitas yang juga tinggi. Diskusi tersebut semakin mematangkan niat Telkomsel untuk berinvestasi di GoTo.

Baca Juga: Investasi di GoTo, Strategi Telkomsel Dipuji Legislator

"Telkom ini kalau diam saja, kita pasti mati. Kalau kita bergerak, misalnya ke digital, memang belum tentu berhasil. Tetapi paling tidak ada harapan berhasil. Kalau saya mau diam saja, tidak mau ambil risiko, ya begitu saja, kehilangan opportunity. Tetapi kita harus bergerak karena ada peluang sinergi yang bisa kita lakukan bersama-sama," kata Ririek.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

GoTo Cetak Laba Bersih Perdana pada Kuartal I 2026

GoTo Cetak Laba Bersih Perdana pada Kuartal I 2026

EKONOMI
Kurangi Kepadatan Mudik, GoTo Fasilitasi Mitra Driver dan Keluarga Mudik Gratis ke 5 Kota

Kurangi Kepadatan Mudik, GoTo Fasilitasi Mitra Driver dan Keluarga Mudik Gratis ke 5 Kota

EKONOMI
GoTo dan Kemenhub Berangkatkan Ribuan Mitra Gojek Mudik Gratis

GoTo dan Kemenhub Berangkatkan Ribuan Mitra Gojek Mudik Gratis

EKONOMI
GOTO Pangkas Kerugian hingga 77 Persen

GOTO Pangkas Kerugian hingga 77 Persen

EKONOMI
GoTo Salurkan BHR untuk Mitra Driver Hari Ini, Cek Selengkapnya!

GoTo Salurkan BHR untuk Mitra Driver Hari Ini, Cek Selengkapnya!

EKONOMI
KPPU: Grab dan GoTo Belum Sampaikan Notifikasi Rencana Merger

KPPU: Grab dan GoTo Belum Sampaikan Notifikasi Rencana Merger

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon