ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Panas Bumi Berperan Dukung Dekarbonisasi untuk Energi Bersih

Jumat, 10 Juni 2022 | 17:07 WIB
WP
WP
Penulis: Whisnu Bagus Prasetyo | Editor: WBP
Ilustrasi geotermal panas bumi.
Ilustrasi geotermal panas bumi. (Dok)

Jakarta, Beritasatu.com - Masa depan energi panas bumi atau geotermal di Indonesia diyakini cukup cerah di tengah transisi menuju energi baru terbarukan (EBT) yang masif saat ini. Apalagi sifat panas bumi yang bersih, aman dari sisi pasokan, dan harga cukup terjangkau menjadi salah satu alternatif terbaik bagi Indonesia.

"Indonesia juga dituntut untuk melakukan peralihan menuju energi bersih," kata Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Rachmat Hidayat kepada pers di Jakarta, Jumat (10/6/2022).

Saat ini, Indonesia merupakan negara dengan potensi panas bumi terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat (AS). Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), potensi di Indonesia mencapai 23,7 gigawatt (GW). Dengan kapasitas pembangkit listrik panas bumi (PLTP) sebesar 2.276 megawatt (MW), pemanfaatan panas bumi di Indonesia juga menempati posisi kedua setelah Amerika Serikat.

Baca Juga: ESDM: Peran BUMN Strategis dalam Pengembangan Panas Bumi

ADVERTISEMENT

Rachmat menceritakan bahwa Indonesia telah berpengalaman selama 39 tahun dalam pengembangan dan pengoperasian lapangan geotermal, dimulai dengan PLTP Kamojang pada 1983. "Panas bumi merupakan energi bersih yang sustainable apabila dilakukan manajemen reservoir dengan baik. Geotermal akan memegang peran yang semakin penting bagi program dekarbonisasi untuk mendukung energi bersih," kata Rachmat.

Rachmat menjelaskan PGE saat ini mengoperasikan sendiri lapangan geotermal dengan kapasitas terpasang 672 MW, dan dengan skema Kontrak Operasi Bersama (Joint Operation Contract/JOC) sebesar 1.205 MW. "Dengan demikian, 83 persen kapasitas terpasang di Indonesia berasal dari WKP PGE yang dikelola sendiri maupun yang dikerjasamakan dalam skema JOC," katanya.

PGE juga merencanakan pengembangan sebesar 600 MW yang menjadikan kapasitas terpasang own operation menjadi 1.272 di tahun 2027. Rencana pengembangan tersebut setara dengan 32 persen target penambahan kapasitas terpasang PLTP dalam RUPTL 2021-2030.

"PGE juga sedang melakukan studi pengembangan terhadap pemanfaatan langsung geotermal dan dan derivatif dari pemanfaatan energi geotermal dalam program Beyond Energy," kata Rachmat.

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Perwakilan Industri, Herman Darnel Ibrahim menambahkan Indonesia harus memaksimalkan pemanfaatan geotermal untuk mencapai bauran energi 23 persen pada 2025, dan pada ujungnya karbon netral (net zero emission) pada 2060. Dibandingkan dengan EBT yang lain, panas bumi memang memiliki banyak kelebihan. "Salah satu yang utama adalah pasokannya stabil dan capacity factor-nya tinggi," ujarnya.

Dengan sifat seperti itu, geotermal berpotensi menjadi pembangkit beban dasar (base-load). Sampai saat ini, hanya pembangkit berbasis fosil yang menjadi pembangkit beban dasar, terutama PLTU yang berbahan bakar batu bara. "Selain pasokan listriknya stabil, harganya termasuk murah, sementara itu, pembangkit EBT lain seperti air, tenaga surya, dan angin sangat bergantung pada cuaca," kata Herman.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

ESDM Pastikan Geothermal Baturaden Tak Lagi Lakukan Eksplorasi

ESDM Pastikan Geothermal Baturaden Tak Lagi Lakukan Eksplorasi

EKONOMI
ESDM Ungkap Foto Viral Lahan Gundul di Baturaden Adalah Citra Lama

ESDM Ungkap Foto Viral Lahan Gundul di Baturaden Adalah Citra Lama

EKONOMI
Inovasi Ecolab–PGE Buka Era Baru Efisiensi Energi Panas Bumi

Inovasi Ecolab–PGE Buka Era Baru Efisiensi Energi Panas Bumi

OTOTEKNO
Bahlil Ungkap Potensi Besar Panas Bumi Indonesia Tempati Posisi Kedua

Bahlil Ungkap Potensi Besar Panas Bumi Indonesia Tempati Posisi Kedua

EKONOMI
Pendapatan PGE Capai US$ 204,85 Juta pada Kuartal II 2025

Pendapatan PGE Capai US$ 204,85 Juta pada Kuartal II 2025

EKONOMI
PGE Yakin Panas Bumi Jadi Kunci Transisi Energi Bersih

PGE Yakin Panas Bumi Jadi Kunci Transisi Energi Bersih

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon