Pertumbuhan Bisnis Goto Kuartal I di Atas Perkiraan Analis
Senin, 13 Juni 2022 | 06:14 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), ekosistem digital terbesar di Indonesia, terus bertranformasi menjadi entitas bisnis yang semakin solid. Integrasi tiga layanan yaitu on-demand, e-commerce, dan financial technology (fintech) mampu mendorong kinerja GOTO tumbuh berkelanjutan.
Dalam riset terbarunya seperti dikutip Senin (13/6/2022), PT Mandiri Sekuritas (Mansek) menyebut pencapaian GOTO hingga kuartal I 2022 lebih tinggi dari proyeksi mereka. Analis Mandiri Sekuritas Ryan Aristo Naro, Kresna Hutabarat, dan Eimi Setiawan menyatakan bahwa kinerja GOTO pada seluruh segmen bisnisnya melampaui perkiraan.
Gross transaction value (GTV) segmen on demand service senilai Rp 14,9 triliun pada kuartal I 2022 atau 24% dari target tahun ini, di atas perkiraan Mandiri Sekuritas. Pencapaian GTV GOTO senilai Rp 140 triliun pada kuartal I 2022 setara dengan 22,5% dari target Mandiri Sekuritas.
Baca Juga: Begini Empat Fokus Strategi GoTo Tingkatkan Profitabilitas
"Pencapaian GTV, margin kontribusi, dan EBITDA perseroan sudah sesuai dengan harapan kami. Hal ini memperkuat peluang perseroan untuk mencapai break even point pada 2024," tulis riset tersebut.
Riset Mandiri Sekuritas juga menyebut bahwa kenaikan take rate dari 3,5% menjadi 3,7% pada kuartal I 2022 menunjukkan bahwa integrasi dan sinergi bisnis yang sedang dikembangkan perusahaan berjalan optimal. Apalagi pencapaian tersebut diperoleh pada kuartal pertama, di mana sesuai penjelasan manajemen perusahaan, menjadi periode dengan tingkat transaksi yang lebih rendah.
CEO GoTo, Andre Soelistyo dalam paparan publik, Jumat (10/6/2022) mengungkapkan, perusahaan memiliki tiga strategi dan prioritas bisnis saat ini. Pertama, pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan. Kedua, percepatan langkah bisnis menuju profitabilitas. Ketiga, memperdalam sinergi antar platform pada ekosistem GOTO.
"Perjalanan GoTo baru berlangsung 1 tahun, oleh karena itu kami akan terus mengoptimalkan keunggulan bersaing (competitive advantage) untuk mendorong kemajuan dan membawa dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat," kata Andre.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




