Ngeri! Bapak AI Ungkap Ancaman Kecerdasan Buatan pada Manusia
Kamis, 31 Juli 2025 | 20:16 WIB
London, Beritasatu.com – Jeffrey Hinton, ilmuwan yang dikenal sebagai Bapak (godfather) AI, memperingatkan bahaya serius yang dapat ditimbulkan penyalahgunaan kecerdasan buatan (AI). Pemenang Hadiah Nobel Fisika 2024 atas penelitiannya mengenai jaringan saraf ini menegaskan bahwa ancaman AI kini bukan lagi fiksi ilmiah.
Alih-alih merayakan penghargaan bergengsi tersebut, Hinton menyoroti risiko nyata dari perkembangan AI yang sudah dirasakan dunia, termasuk gelembung informasi yang mendistorsi persepsi realitas, pengawasan massal, dan penipuan global. Menurutnya, AI juga dapat menciptakan senjata otonom yang mampu menyerang tanpa kendali manusia dan bahkan berpotensi digunakan untuk mengembangkan virus buatan.
“Bahaya terbesar bukan pada teknologi itu sendiri, tetapi pada titik di mana kecerdasan buatan menjadi lebih pintar daripada manusia, sementara kita tidak tahu bagaimana mengendalikannya,” ujar Hinton, baru-baru ini.
Hinton merupakan salah satu pelopor deep learning, dasar bagi pengembangan model AI modern seperti ChatGPT, Gemini, dan Claude. Peringatan darinya menggarisbawahi urgensi regulasi global terkait penggunaan AI yang semakin luas.
Beberapa pakar menyatakan, meskipun sistem AI berpotensi memusnahkan umat manusia, teknologi ini juga dapat menjadi alat terkuat yang pernah diciptakan, sehingga harus diarahkan pada nilai dan tujuan yang bermanfaat bagi kemanusiaan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




