Trump Diam-diam Izinkan Militer AS Lawan Kartel Narkoba Amerika Latin
Sabtu, 9 Agustus 2025 | 10:15 WIB
Washington, Beritasatu.com- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menurut sejumlah laporan secara diam-diam telah mengizinkan penggunaan kekuatan militer terhadap kartel narkoba Amerika Latin yang ditetapkan oleh AS sebagai organisasi teroris asing.
Media New York Times melaporkan, langkah itu artinya pasukan militer AS diizinkan untuk melawan kartel-kartel narkoba tersebut, yang menyelundupkan narkotika seperti fentanil melintasi perbatasan AS-Meksiko.
"Presiden Trump bertekad untuk tidak hanya membubarkan, tetapi juga sekaligus menghancurkan sepenuhnya kartel de Los Soles Maduro dan melenyapkan operasi mereka di wilayah paling Barat Amerika," ujar salah seorang sumber dekat Gedung Putih.
Menurut sumber tersebut, operasi anti kartel ini tengah dikoordinasikan oleh sejumlah departemen, termasuk Departemen Pertahanan, Departemen Kehakiman, Departemen Keamanan Dalam Negeri, Kantor Direktur Intelijen Nasional, hingga Departemen Keuangan.
"Prioritas utama Presiden Trump adalah melindungi AS, itulah sebabnya ia mengambil langkah berani untuk menetapkan beberapa kartel narkoba dan geng sebagai organisasi teroris asing," ujar Wakil Sekretaris Pers Gedung Putih Anna Kelly, dalam pernyataannya kepada Fox News, dikutip Sabtu (9/8/2025).
Menanggapi laporan ini, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum pada Jumat (8/8/2025) menegaskan, pasukan militer AS tidak akan memasuki wilayah Meksiko untuk mengambil tindakan memerangi kartel.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




