Prabowo Tegaskan Dukungan RI ke Qatar Usai Serangan Udara Israel
Sabtu, 13 September 2025 | 16:35 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyatakan solidaritas penuh kepada Qatar menyusul serangan udara Israel yang menargetkan pemimpin Hamas di Doha awal pekan ini. Hal itu disampaikan Prabowo saat kunjungan resmi ke Qatar, Jumat (12/9/2025).
Dalam pertemuan dengan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani di Istana Lusail, Prabowo menegaskan dukungan Indonesia terhadap kedaulatan Qatar serta kebersamaan dengan rakyatnya. “Kunjungan ini merupakan respons cepat atas serangan Israel di Doha,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang mendampingi Presiden.
Menurut Teddy, Indonesia menilai serangan Israel merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan berpotensi memicu eskalasi konflik di Timur Tengah.
Pemerintah Qatar mengutuk serangan tersebut sebagai tindakan pengecut dan pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional. Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani menegaskan bahwa akan ada respons kolektif dari negara-negara kawasan.
Serangan udara pada Selasa lalu menewaskan lima anggota Hamas, termasuk putra Khalil al-Hayya, tokoh senior Hamas di Gaza. Dewan Keamanan PBB kemudian mengeluarkan kecaman terhadap serangan itu dan menyerukan de-eskalasi, meski tanpa menyebut langsung Israel.
Seusai kunjungan ke Qatar, Prabowo bertolak ke Abu Dhabi dan bertemu Presiden UEA Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan. Keduanya membahas situasi regional, mengecam serangan Israel, sekaligus memperkuat kerja sama bilateral di bidang ekonomi, investasi, hingga energi terbarukan.
Peran Aktif Indonesia
Kunjungan Prabowo ke Timur Tengah mencerminkan peran Indonesia yang semakin aktif dalam diplomasi kawasan. Sebelumnya, pada April 2025, Prabowo melakukan tur enam hari ke UEA, Turki, Mesir, Qatar, dan Yordania, menandatangani sejumlah kesepakatan strategis di bidang pertahanan, energi, pendidikan, pertanian, dan investasi.
Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia dan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, kian menegaskan posisinya dalam menjaga stabilitas regional serta memperkuat hubungan dengan negara-negara Teluk.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




