ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pembicaraan Dagang AS-China Mendekati Kesepakatan

Minggu, 26 Oktober 2025 | 13:14 WIB
H
H
Penulis: Herman | Editor: HE
Ilustrasi perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China
Ilustrasi perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China (AP Photo/Andy Wong)

Jakarta, Beritasatu.com - Hari kedua pembicaraan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China membuka peluang terjadinya pertemuan “produktif” antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping.

Hal ini disampaikan oleh Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer, di Kuala Lumpur pada Minggu (26/10/2025). Pernyataan itu memunculkan harapan baru tercapainya kesepakatan antara dua ekonomi terbesar dunia tersebut.

Greer bersama Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, bertemu dengan Wakil Perdana Menteri China, He Lifeng, di sela-sela pertemuan ASEAN. Ini menjadi putaran kelima pembahasan langsung sejak Mei 2025 lalu. Kedua pihak berupaya menurunkan ketegangan perang dagang yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.

ADVERTISEMENT

“Saya pikir kita sudah sampai pada titik di mana para pemimpin akan mengadakan pertemuan yang sangat produktif,” ujar Greer seusai meninggalkan pertemuan untuk menemui Presiden Trump, dikutip dari Reuters.

Dalam pertemuan itu turut hadir negosiator utama China, Li Chenggang. Greer menjelaskan, pembahasan mencakup berbagai topik, termasuk kemungkinan perpanjangan gencatan senjata perdagangan.

Langkah ini dilakukan guna mencegah peningkatan ketegangan setelah Trump mengancam akan memberlakukan tarif 100% terhadap barang-barang asal China mulai 1 November 2025, sebagai respons terhadap kebijakan ekspor baru Beijing atas magnet dan mineral tanah jarang (rare earths).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon