Badai Salju dan Es Lumpuhkan Transportasi di AS
Minggu, 28 Desember 2025 | 01:24 WIB
New York, Beritasatu.com - Badai salju dan hujan es melanda kawasan Timur Laut Amerika Serikat pada Sabtu (27/12/2025), mengganggu lalu lintas udara pascalibur. Pemerintah negara bagian New York serta New Jersey didorong menetapkan status darurat cuaca ekstrem.
Otoritas setempat mengimbau warga di sebagian besar wilayah Timur Laut AS untuk menghindari perjalanan darat akibat kondisi jalan yang berbahaya. Status keadaan darurat resmi diberlakukan di New York dan New Jersey sejak Sabtu pagi.
Gubernur New York Kathy Hochul menegaskan keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah negara bagian. “Keselamatan warga New York adalah prioritas saya. Saya terus mengimbau masyarakat untuk sangat berhati-hati selama badai ini berlangsung,” ujarnya dalam pernyataan resmi dilansir dari Reuters.
Badan Cuaca Nasional AS mencatat, hingga Sabtu (27/12/2025) pagi, salju setebal sekitar 15 hingga 25 sentimeter turun di wilayah yang membentang dari Syracuse di New York bagian tengah hingga Long Island di tenggara, termasuk Connecticut. Di Kota New York sendiri, salju mencapai 4,3 inci atau sekitar 11 sentimeter di Central Park, tertinggi sejak 2022.
“Berita baiknya, salju terberat sudah berlalu. Tinggal sedikit salju ringan pagi ini dan akan mereda pada sore hari,” kata ahli meteorologi Badan Cuaca Nasional, Bob Oravec.
Meski intensitas badai mulai menurun, dampaknya masih terasa signifikan, terutama di sektor transportasi udara. Data FlightAware menunjukkan lebih dari 14.400 penerbangan domestik di Amerika Serikat dibatalkan atau mengalami penundaan hingga Sabtu pertengahan pagi. Gangguan terbesar terjadi di wilayah New York, termasuk Bandara Internasional John F. Kennedy, LaGuardia, dan Newark Liberty.
Selain itu, sekitar 2.100 penerbangan internasional yang dijadwalkan berangkat atau tiba di Amerika Serikat pada hari yang sama juga dibatalkan.
Maskapai penerbangan utama, seperti American Airlines, United Airlines, dan JetBlue Airways, menyatakan membebaskan biaya perubahan jadwal bagi penumpang yang terdampak gangguan cuaca.
Peringatan badai es dan imbauan cuaca musim dingin juga dikeluarkan untuk sebagian besar wilayah Pennsylvania dan Massachusetts. Pemerintah New Jersey dan Pennsylvania memberlakukan pembatasan kendaraan niaga di sejumlah ruas jalan, termasuk beberapa jalan tol antarnegeri.
Penjabat Gubernur New Jersey Tahesha Way mengingatkan badai ini berpotensi menciptakan kondisi jalan yang sangat berbahaya. “Badai ini akan memicu kondisi jalan yang berisiko dan mengganggu perjalanan liburan. Kami mengimbau masyarakat untuk menunda perjalanan dan memberi ruang bagi petugas membersihkan jalan,” ujarnya.
Otoritas cuaca memperkirakan kondisi akan berangsur membaik, namun warga tetap diminta waspada terhadap sisa hujan es dan suhu rendah yang dapat menyebabkan jalan licin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




