Indonesia Kirim 8.000 TNI ke Gaza, Bukti Diplomasi Perdamaian RI
Jumat, 20 Februari 2026 | 15:03 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia kembali menunjukkan peran aktifnya dalam diplomasi internasional dengan menyiapkan 8.000 personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk bergabung dalam pasukan stabilisasi internasional (ISF) di Gaza, Palestina.
Langkah ini disambut positif pengamat pertahanan, yang menunjukkan kepercayaan dunia terhadap kemampuan Indonesia dalam misi perdamaian multinasional.
Pengamat militer sekaligus Co-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, menilai jumlah 8.000 prajurit TNI sudah ideal. Menurut dia, angka tersebut proporsional dengan mandat ISF yang luas, termasuk pengawasan demiliterisasi, pembersihan 70 juta ton puing reruntuhan, hingga melindungi proyek rekonstruksi ratusan ribu rumah.
“Secara skala, angka ini proporsional mengingat mandat ISF yang sangat masif, yaitu mengawal demiliterisasi, mengamankan pembersihan 70 juta ton puing reruntuhan, hingga melindungi proyek rekonstruksi ratusan ribu rumah,” jelas Fahmi, Jumat (20/2/2026).
Meski demikian, Khairul menyebut jumlah pasukan bisa bertambah menyesuaikan dinamika di lapangan. “Keberhasilan operasi bergantung pada dukungan fasilitas operasional dan logistik yang memadai, baik dari internal TNI maupun koalisi multinasional,” tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
PSM Makassar vs Persis Solo, Tekanan Misi 3 Poin Kandang




