PM Malaysia Minta Pakistan dan Afghanistan Stop Berperang
Jumat, 27 Februari 2026 | 19:11 WIB
Kuala Lumpur, Beritasatu.com - Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim menyerukan Pakistan dan Afghanistan untuk segera menghentikan operasi militer menyusul eskalasi perang terbuka antarkedua negara.
"Malaysia menyeru Pakistan dan Afghanistan untuk menahan diri secara maksimal serta segera menghentikan seluruh operasi militer," kata Anwar Ibrahim dalam keterangan resminya di Kuala Lumpur, dilansir dari Antara, Jumat (27/2/2026).
Anwar mengaku sangat prihatin atas eskalasi permusuhan yang dalam beberapa hari terakhir telah memicu operasi militer lintas batas dan deklarasi konflik terbuka antara dua negara Muslim bertetangga tersebut.
"Hilangnya nyawa pada kedua belah pihak adalah sumber duka yang sangat mendalam. Kekerasan ini terjadi pada bulan suci Ramadan menjadikannya semakin memilukan," tegasnya.
Ia menegaskan, kekhawatiran keamanan Pakistan harus ditangani. Sementara di sisi lain, kedaulatan dan keutuhan wilayah Afghanistan tetap harus dihormati.
Dia berpandangan kekhawatiran keamanan dari Pakistan harus ditangani. Pada saat yang sama, kedaulatan dan keutuhan wilayah Afghanistan harus dihormati.
"Kedua prinsip ini tidaklah bertentangan. Keduanya hanya dapat didamaikan melalui meja perundingan. Kami Malaysia mendoakan keselamatan seluruh warga sipil yang terjebak dalam konflik ini, serta kebijaksanaan para pemimpin di kedua pihak untuk memilih jalan damai," pungkas Anwar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




