Lawan Ultimatum Trump, Iran Bersumpah Tak Akan Menyerah
Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:56 WIB
Teheran, Beritasatu.com - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan negaranya tidak akan menyerah meski mendapat tekanan militer dari Amerika Serikat (AS). Pernyataan tersebut disampaikan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuntut Iran melakukan penyerahan tanpa syarat.
Laporan Al Jazeera, Sabtu (7/3/2026), Pezeshkian menegaskan Iran akan tetap mempertahankan kedaulatan negara di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Di tengah tekanan tersebut, Teheran dilaporkan terus melancarkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal. Serangan tersebut menargetkan sejumlah lokasi di Israel serta kawasan Teluk.
Ketegangan antara kedua pihak terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. Intensitas serangan dari Iran maupun dari pihak Amerika Serikat dan Israel dilaporkan terus bertambah.
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Iran telah menyerah kepada negara-negara tetangganya di Timur Tengah dan berjanji tidak lagi menyerang mereka. Pernyataan tersebut disampaikan Trump melalui media sosial di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.
Menurut The New York Times, pernyataan Trump muncul setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian sebelumnya menyampaikan permintaan maaf atas serangan drone dan rudal Iran yang menargetkan sejumlah negara Arab di kawasan Teluk Persia sejak konflik pecah pekan lalu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




