ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Israel Beli 5.000 Bom Pintar dari Boeing Senilai Rp 4,8 Triliun

Rabu, 11 Maret 2026 | 07:20 WIB
RA
RA
Penulis: Rizky Pradita Ananda | Editor: RP
Kontrak baru antara Israel dan Boeing ini diklaim tidak terkait dengan serangan udara Amerika Serikat (AS) bersama Israel terhadap Iran yang dimulai sejak Sabtu 28 Februari 2026.
Kontrak baru antara Israel dan Boeing ini diklaim tidak terkait dengan serangan udara Amerika Serikat (AS) bersama Israel terhadap Iran yang dimulai sejak Sabtu 28 Februari 2026. (AP Photo/Leo Correa)

Tel Aviv, Beritasatu.com – Israel dan Boeing baru saja menandatangani kontrak baru senilai US$ 289 juta atau sekitar Rp 4,8 triliun. Melalui kesepakatan tersebut, Boeing akan mengirimkan sebanyak 5.000 bom pintar yang dapat diluncurkan dari udara. 

Mengutip Reuters, Rabu (11/3/2026), kontrak baru antara Israel dan Boeing ini diklaim tidak terkait dengan serangan udara Amerika Serikat (AS) bersama Israel terhadap Iran yang dimulai sejak Sabtu (28/2/2026).

Menurut laporan Bloomberg News mengutip sumber yang mengetahui kontrak tersebut, pengiriman 5.000 bom itu dijadwalkan baru akan dimulai dalam 36 bulan atau sekitar 3 tahun mendatang.

ADVERTISEMENT

Bom pintar yang akan dikirim Boeing kepada Israel merupakan bom berdiameter kecil berupa amunisi berpemandu yang dapat diluncurkan oleh jet tempur Israel ke target yang berjarak lebih dari 40 mil atau sekitar 64 kilometer.

Sebelumnya, pada 2025, Boeing juga memiliki kontrak senilai US$ 8,6 miliar atau sekitar Rp 144,9 triliun dengan Pentagon untuk memproduksi dan mengirimkan jet tempur F-15 ke Israel sebagai bagian dari penjualan militer asing antarpemerintah.

Hingga berita ini diturunkan, Boeing menolak memberikan komentar terkait kontrak dengan Israel tersebut ketika dihubungi oleh Reuters.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon