ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Lobi Intensif Anwar Berhasil, Iran Lepas Tanker Malaysia di Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:34 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menandatangani dokumen pada hari pertamanya di Kantor Perdana Menteri di Putrajaya.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menandatangani dokumen pada hari pertamanya di Kantor Perdana Menteri di Putrajaya. (AFP)

Kuala Lumpur, Beritasatu.com –  Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengumumkan bahwa kapal-kapal berbendera Malaysia kini telah diizinkan untuk melewati Selat Hormuz. Kepastian ini diperoleh setelah Anwar melakukan pembicaraan dengan para pemimpin negara-negara regional.

Dalam pidato yang disiarkan televisi pada Kamis (26/3/2026), Anwar secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian atas izin melintas tersebut. Langkah ini menjadi angin segar bagi arus logistik Malaysia di tengah ketegangan geopolitik.

"Saat ini kami sedang dalam proses membebaskan kapal tanker minyak Malaysia dan para pekerja yang terlibat agar mereka dapat melanjutkan perjalanan pulang," ujar Anwar Ibrahim.

ADVERTISEMENT

Anwar menjelaskan bahwa komunikasinya dengan pihak Iran, Mesir, Turki, dan negara lainnya merupakan bagian dari upaya Malaysia memfasilitasi perdamaian di Timur Tengah.

Namun, ia mengakui upaya perdamaian tersebut tidak mudah. Menurut Anwar, Iran merasa telah berulang kali ditipu dalam kesepakatan-kesepakatan sebelumnya.

"Iran merasa sulit untuk menerima langkah-langkah menuju perdamaian tanpa jaminan keamanan yang jelas dan mengikat bagi negara mereka," jelasnya.

Terkait dampak ekonomi domestik akibat konflik tersebut, Anwar menegaskan pemerintah Malaysia akan tetap mempertahankan subsidi harga minyak. Kendati demikian, langkah-langkah mitigasi untuk mengurangi dampak gangguan pasokan tetap diambil.

Salah satu kebijakan yang akan diterapkan adalah pengurangan alokasi bulanan untuk bahan bakar bersubsidi. Hal ini menyusul terganggunya pasokan akibat ketegangan di jalur pelayaran vital tersebut.

"Bagi kami sekarang, kami terpaksa mengelola situasi karena dampak blokade di Selat Hormuz, perang, dan terhentinya pasokan minyak dan gas," pungkas Anwar.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Lewat 1 Panggilan Telepon, PM Malaysia Bebaskan Kapal di Selat Hormuz

Lewat 1 Panggilan Telepon, PM Malaysia Bebaskan Kapal di Selat Hormuz

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon