IAEA: Fasilitas Nuklir Arak di Iran Rusak Parah Seusai Diserang Israel
Senin, 30 Maret 2026 | 06:16 WIB
Teheran, Beritasatu.com – Badan Energi Atom Internasional atau International Atomic Energy Agency (IAEA) melaporkan fasilitas reaktor air berat Iran di Arak, Khondab, mengalami kerusakan parah dan tidak lagi beroperasi setelah dihantam serangan udara oleh Israel pada Jumat (27/3/2026).
Melalui akun X resminya, IAEA mengonfirmasi fasilitas nuklir Khondab tidak mengandung material nuklir. Pernyataan tersebut disampaikan setelah lembaga yang bernaung di bawah Perserikatan Bangsaa-Bangsa (PBB) itu melakukan analisis terhadap citra satelit lokasi yang terdampak serangan.
“Berdasarkan analisis independen citra satelit dan pengetahuan tentang instalasi tersebut, IAEA telah mengonfirmasi bahwa pabrik produksi air berat di Khondab, yang menurut laporan Iran telah diserang pada 27 Maret 2026, mengalami kerusakan parah dan tidak lagi beroperasi. Instalasi tersebut tidak mengandung material nuklir,” tulis IAEA, dikutip dari akun @iaeaorg, Senin (30/3/2026).
Sebelumnya, pada Jumat (27/3/2026), militer Israel mengonfirmasi pihaknya telah menyerang reaktor air berat dan fasilitas pengolahan uranium tersebut.
“Angkatan Udara Israel menyerang pabrik air berat di Arak, Iran tengah. Lokasi tersebut sebagai lokasi produksi plutonium utama untuk senjata nuklir,” bunyi pernyataan militer Israel, dikutip dari Al Arabiya.
Fasilitas nuklir Iran di Khondab sebelumnya juga menjadi sasaran serangan Israel dalam perang 12 hari antara Iran dan Israel pada Juni 2025 ketika Amerika Serikat (AS) turut melakukan pengeboman terhadap sejumlah target di Iran.
Selain fasilitas di Arak, pada hari yang sama, militer Israel juga mengonfirmasi serangan terhadap lokasi pengolahan uranium di Yazd, Iran tengah.
“Angkatan Udara Israel menyerang pabrik ekstraksi uranium yang terletak di Yazd, Iran tengah. Lokasi tersebut adalah fasilitas unik di Iran yang digunakan untuk produksi bahan baku yang dibutuhkan untuk proses pengayaan uranium,” kata militer Israel.
Organisasi Energi Atom Iran menyatakan serangan terhadap pabrik tersebut tidak mengakibatkan pelepasan material radioaktif apa pun. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan serangan menimbulkan korban jiwa maupun kebocoran radiasi dari lokasi tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




