ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Vance: Gencatan Senjata AS-Iran Punya Banyak Titik Kesamaan

Kamis, 9 April 2026 | 10:45 WIB
HH
HH
Penulis: Harumbi Prastya Hidayahningrum | Editor: HP
Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance.
Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance. (AP Photo/Julia Demaree Nikhinson)

Budapest, Beritasatu.com - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance menyatakan bahwa AS dan Iran sebenarnya memiliki lebih banyak kesamaan dibandingkan perbedaan dalam pembahasan kesepakatan perdamaian.

Pernyataan tersebut disampaikan Vance kepada wartawan sebelum meninggalkan Hongaria, di tengah dinamika negosiasi gencatan senjata antara kedua negara.

Menurut Vance, perbedaan yang muncul dalam proses negosiasi hanya terjadi pada beberapa poin kunci. Ia menilai hal tersebut justru menunjukkan adanya banyak kesepakatan di antara kedua pihak.

ADVERTISEMENT

"Sebenarnya berarti ada banyak kesepakatan," ujarnya, dikutip dari AP News, Kamis (9/4/2026).

Ia menjelaskan, dalam proses diplomasi, ketegangan atau perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar, terutama dalam konteks gencatan senjata.

“Gencatan senjata selalu berantakan dan seringkali menampilkan sedikit ketidakstabilan,” ujarnya.

Vance dijadwalkan akan melanjutkan keterlibatannya dalam proses negosiasi dengan menghadiri pertemuan di Pakistan pada akhir pekan ini. Pertemuan tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya diplomasi dalam meredakan konflik.

Meski menyampaikan nada optimistis, Vance juga melontarkan kritik terhadap pernyataan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf terkait kondisi gencatan senjata.

“Saya sebenarnya bertanya-tanya seberapa baik dia memahami bahasa Inggris,” kata Vance.

“Karena ada hal-hal yang dia katakan, yang tidak masuk akal dalam konteks negosiasi yang telah kita lakukan," imbuhnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan masih adanya ketegangan komunikasi di tengah proses diplomasi yang berlangsung.

Meskipun terdapat peluang kesepakatan antara AS dan Iran, stabilitas gencatan senjata masih sangat bergantung pada kepercayaan dan komunikasi yang efektif antarpihak.

Perkembangan negosiasi ini akan menjadi kunci dalam menentukan arah konflik di Timur Tengah, sekaligus berdampak pada stabilitas geopolitik dan ekonomi global.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Siap Kerahkan Pasukan Bela Diri ke Selat Hormuz, Jepang: Ada 3 Syarat

Siap Kerahkan Pasukan Bela Diri ke Selat Hormuz, Jepang: Ada 3 Syarat

INTERNASIONAL
Sebut Proposal Iran Sampah, Trump: Gencatan Senjata Sedang Sekarat!

Sebut Proposal Iran Sampah, Trump: Gencatan Senjata Sedang Sekarat!

INTERNASIONAL
Mayoritas Warga AS Nilai Serangan Trump ke Iran sebagai Kesalahan

Mayoritas Warga AS Nilai Serangan Trump ke Iran sebagai Kesalahan

INTERNASIONAL
Negoisasi AS-Iran, Trump Utus Kushner dan Witkoff ke Pakistan

Negoisasi AS-Iran, Trump Utus Kushner dan Witkoff ke Pakistan

INTERNASIONAL
Kumpul di London, 30 Negara Bahas Misi Militer di Selat Hormuz

Kumpul di London, 30 Negara Bahas Misi Militer di Selat Hormuz

INTERNASIONAL
Trump Klaim Hampir Deal dengan Iran

Trump Klaim Hampir Deal dengan Iran

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon