ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Diduga Keracunan, Enam Ekor Singa Mati di Uganda

Minggu, 21 Maret 2021 | 10:12 WIB
UW
UW
Penulis: Unggul Wirawan | Editor: WIR
Sejumlah singa dipelihara di Taman Nasional Ratu Elizabeth, Uganda.
Sejumlah singa dipelihara di Taman Nasional Ratu Elizabeth, Uganda. (Facebook/QUEEN ELIZABETH NATIONAL PARK)

Kampala, Beritasatu.com- Badan konservasi nasional menyatakan pada Sabtu (20/3), enam ekor singa ditemukan mati di Taman Nasional Ratu Elizabeth di Uganda barat. Otoritas Margasatwa Uganda (UWA) menyatakan singa-singa itu kemungkinan besar mati karena keracunan.

"Mengingat beberapa bagian tubuh singa hilang, kami tidak dapat mengesampingkan perdagangan satwa liar ilegal," kata manajer komunikasi UWA Bashir Hangi yang dikutip AFP.

Menurut UWA, investigasi telah diluncurkan, dengan tim di tempat kejadian bekerja dengan polisi setempat untuk memastikan dengan tepat apa yang terjadi pada spesies kucing besar itu.

"Bangkai singa ditemukan tadi malam di sektor Ishasha dengan sebagian besar bagian tubuh mereka hilang," kata UWA seperti dikutip Xinhua, Sabtu (20/3)

ADVERTISEMENT

Badan tersebut menambahkan bahwa delapan burung bangkai yang mati ditemukan di tempat kejadian, yang menunjukkan kemungkinan singa diracuni oleh orang yang tidak dikenal.

"UWA mengutuk keras pembunuhan ilegal terhadap satwa liar karena tidak hanya berdampak negatif pada pariwisata kita sebagai sebuah negara, tetapi juga menghasilkan pendapatan yang mendukung konservasi dan kerja masyarakat di kawasan lindung kita," tambah badan konservasi itu.

Temuan ini bukan pertama kalinya singa dibunuh dengan racun di Uganda. Pada tahun 2018, sekitar 11 ekor singa diracuni hingga mati di taman nasional yang sama oleh masyarakat sekitar atas tuduhan binatang buas tersebut membunuh ternak mereka.

Pejabat mengatakan sebelum kematian 11 singa pada tahun 2018, Uganda diperkirakan memiliki 400 ekor singa, dengan 100 ekor di antaranya berada di Taman Nasional Ratu Elizabeth.

Singa adalah daya tarik wisata utama di taman nasional Uganda. Pariwisata adalah penghasil devisa utama Uganda yang menyumbang hampir 10 persen dari PDB negara itu. Uganda bisa menghasilkan US$ 1,6 miliar (Rp 23,05 triliun) dari pariwisata alam setiap tahun.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Garap Tambang Emas Skala Besar Pertamanya, Uganda Minta Bantuan China

Garap Tambang Emas Skala Besar Pertamanya, Uganda Minta Bantuan China

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon