ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Evakuasi KRI Nanggala 402, TNI AL Libatkan SKK Migas dan Tiongkok

Selasa, 4 Mei 2021 | 12:47 WIB
YS
B
Penulis: Yeremia Sukoyo | Editor: B1
Kapal selam KRI Nanggala-402.
Kapal selam KRI Nanggala-402. (Antara/Suryanto)

Jakarta, Beritasatu.com - TNI Angkatan Laut (AL) akan melibatkan satu kapal milik SKK Migas untuk membantu evakuasi kapal selam KRI Nanggala 402 di perairan utara Bali. Selain melibatkan kapal milik SKK Migas, saat ini upaya evakuasi juga terus dilakukan dengan bantuan dari sejumlah negara, termasuk Tiongkok dengan tiga kapalnya.

"Sampai sekarang jadi betul ada dua kapal Tiongkok dan rencananya ada satu lagi yg akan bergabung. Jadi ada tiga kapal Tiongkok kemudian ada satu kapal dari SKK Migas," kata Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kasal Laksamana Muda TNI Muhammad Ali dalam konferensi pers di RS TNI AL Mintohardjo, Jakarta, Selasa (4/5/2021).

Dijelaskan Ali, kapal milik SKK Migas memiliki kemampuan untuk memasang pipa bawah laut. Kapal tersebut dilengkapi crane atau pengait yang bisa digunakan untuk mengangkat benda-benda berat dari dalam laut.

"Kapal SKK Migas ini memiliki kemampuan, dia biasa pasang pipa-pipa bawah laut. Jadi ada crane yang disiapkan, crane yang bisa mengangkut barang yang cukup berat dari dalam, itu yang dari SKK Migas," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Kemudian, untuk kapal bantuan dari Tiongkok, kapal tersebut dilengkapi dengan kapal selam mini juga yang bisa masuk hingga ke kedalaman 1.000 m lebih.

"Di Laut Bali kan tenggelam di kedalaman 838 meter. Kemungkinan kapal-kapal ini akan dioperasikan, tapi untuk mengangkat memang agak susah mungkin. Sebab, untuk menempelkan pengait dengan barang yang akan diangkat itu butuh tangan untuk bisa penyelam bisa robot," ucapnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon