ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Warga Afghanistan yang Panik Kepung Pesawat di Bandara Kabul

Selasa, 17 Agustus 2021 | 07:32 WIB
UW
UW
Penulis: Unggul Wirawan | Editor: WIR
Orang-orang Afghanistan naik ke atas badan pesawat saat menunggu evakuasi di bandara Kabul di Kabul pada Senin 16 Agustus 2021, ketika ribuan orang mengerumuni bandara kota itu mencoba melarikan diri dari kelompok garis keras Taliban yang ditakuti.
Orang-orang Afghanistan naik ke atas badan pesawat saat menunggu evakuasi di bandara Kabul di Kabul pada Senin 16 Agustus 2021, ketika ribuan orang mengerumuni bandara kota itu mencoba melarikan diri dari kelompok garis keras Taliban yang ditakuti. (AFP/Wakil Kohsar)

Kabul, Beritasatu.com- Warga Afghanistan yang panik mencoba berpegangan pada satu pesawat Amerika saat bersiap lepas landas dari bandara Kabul, Senin (16/8/2021). Seperti dilaporkan AFP, ribuan orang mati-matian mencari penerbangan ke luar negeri untuk melarikan diri dari pengambilalihan Taliban.

Pasukan Amerika Serikat (AS) melepaskan tembakan ke udara dan semua penerbangan komersial dibatalkan saat kekacauan terjadi di landasan.

Rekaman dramatis yang diposting di media sosial menunjukkan ratusan pria berlari di samping pesawat Angkatan Udara AS saat meluncur di landasan pacu, dengan beberapa orang bahkan menempel di sampingnya.

Dalam video lain, warga sipil dengan panik memanjat tangga udara yang sudah penuh sesak dan tertekuk.

ADVERTISEMENT

Kerumunan menyaksikan, ketika mereka yang berhasil menaiki tangga membantu yang lain naik, sementara beberapa tergantung di pagar tangga dengan tangan mereka.

Keluarga panik dengan anak-anak ketakutan di belakangnya dan sarat dengan barang bawaan berusaha melarikan diri dari rezim Taliban yang akan datang, dua dekade setelah aturan keras kelompok itu digulingkan oleh invasi pimpinan AS.

"Saya merasa sangat takut di sini. Mereka melepaskan banyak tembakan ke udara," kata saksi yang meminta untuk tidak disebutkan namanya jika itu membahayakan peluangnya untuk pergi.

Departemen Luar Negeri AS menyatakan pasukan Amerika telah mengamankan perimeter bandara saat mengevakuasi pegawai kedutaan dan ribuan warga Afghanistan yang bekerja untuk kepentingan Washington sejak AS menggulingkan Taliban setelah serangan 11 September.

Adegan di bandara mengingatkan pada kekacauan yang menyelimuti pelarian ceroboh Washington dari Vietnam pada tahun 1975, bahkan ketika Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menolak perbandingan tersebut.

"Ini bukan Saigon," kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken kepada penyiar pada Minggu.

Kedutaan AS di Kabul mentweet untuk memberi tahu warga negara Amerika dan Afghanistan untuk "tidak melakukan perjalanan ke bandara".

Tetapi ribuan warga Afghanistan lainnya - bahkan beberapa tidak memiliki hubungan dengan koalisi pimpinan AS - muncul dengan harapan bisa keluar, tanpa tiket atau visa untuk tujuan asing.

Kehebohan di bandara terjadi hanya beberapa jam setelah para pemimpin Taliban memerintahkan pejuang mereka ke Kabul untuk menjaga ketertiban saat Presiden Afghanistan Ashraf Ghani meninggalkan negara itu.

"Kami takut tinggal di kota ini dan kami mencoba melarikan diri dari Kabul," kata seorang pria berusia 25 tahun yang juga meminta untuk diidentifikasi hanya sebagai Ahmed.

Banyak  orang yang datangdipicu oleh rumor yang menyebar di media sosial.

"Saya membaca di Facebook bahwa Kanada menerima suaka dari Afghanistan. Sejak saya bertugas di ketentaraan ... ada bahaya. Taliban pasti akan menargetkan saya," kata Ahmed.

AS menyatakan telah mengevakuasi seluruh staf kedutaannya ke bandara, tetapi mereka dipisahkan dari mereka yang tidak memiliki izin untuk bepergian.

Video lain yang diposting di media sosial juga menunjukkan adegan putus asa semalam dari orang-orang yang berjuang untuk menjejalkan diri ke bagian belakang pesawat kargo.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

PM Malaysia Minta Pakistan dan Afghanistan Stop Berperang

PM Malaysia Minta Pakistan dan Afghanistan Stop Berperang

INTERNASIONAL
Indonesia Serukan Pakistan-Afghanistan Selesaikan Konflik secara Damai

Indonesia Serukan Pakistan-Afghanistan Selesaikan Konflik secara Damai

INTERNASIONAL
Eskalasi Konflik, Pakistan Umumkan Perang Lawan Taliban Afghanistan

Eskalasi Konflik, Pakistan Umumkan Perang Lawan Taliban Afghanistan

INTERNASIONAL
Taliban-Pakistan Bentrok di Perbatasan, Puluhan Tentara Tewas

Taliban-Pakistan Bentrok di Perbatasan, Puluhan Tentara Tewas

INTERNASIONAL
Perbatasan Memanas, Afghanistan Klaim Bunuh 58 Tentara Pakistan

Perbatasan Memanas, Afghanistan Klaim Bunuh 58 Tentara Pakistan

INTERNASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT