AS Berencana Kembangkan Pangkalan Militer di Antartika
Rabu, 25 Mei 2022 | 09:13 WIB
Washington, Beritasatu.com- Amerika Serikat (AS) berencana untuk menginvestasikan miliaran dolar pada pangkalan militer di Antartika. Seperti dilaporkan RT, Senin (23/5/2022), pengembangan itu termasuk memodernisasi Pangkalan Udara Thule di Greenland.
Pada Senin (23/5), surat kabar Denmark Berlingske mengabarkan rencana itu yang mengutip satu laporan militer Amerika. Namun baik Denmark maupun Greenland tidak diberitahu tentang rencana tersebut.
Menurut Berlingske, Washington telah memberikan lampu hijau untuk "investasi signifikan" ke pos terdepan paling utara di tengah, apa yang disebutnya, perilaku "semakin agresif" dari Rusia.
Baca Juga: Polandia Siap Bangun Pangkalan Militer NATO Permanen
Mengutip pernyataan dari Angkatan Udara AS, Berlinske menulis bahwa uang itu akan digunakan untuk meningkatkan infrastruktur yang sudah tua di Thule. Tidak ada rincian lebih lanjut tentang masalah ini yang diberikan dan kedutaan Amerika di Kopenhagen dilaporkan menolak untuk menjelaskan lebih lanjut.
Rencana tersebut, klaim Berlingske, mengejutkan parlemen Denmark dan pemerintah Greenland, karena AS seharusnya "berkonsultasi dan menginformasikan" keduanya mengenai perubahan signifikan apa pun pada kebijakan operasi militer di Greenland, wilayah otonomi Denmark.
"Ini adalah negara kami, jadi kami ingin tahu kapan sesuatu terjadi," kata Pipaluk Lynge Rasmussen, ketua komite keamanan dan asing di parlemen Greenland.
Baca Juga: Kosovo Minta Pangkalan Militer AS Permanen dan Keanggotaan NATO
Berita itu muncul tak lama setelah Angkatan Laut dan Korps Marinir AS mengumumkan bahwa mereka akan melakukan lebih banyak operasi di Kutub Utara.
Awal bulan ini, komandan Komando Utara AS dan Dirgantara Amerika Utara, Jenderal Angkatan Udara Glen D. VanHerck, mengatakan bahwa mengingat meningkatnya aktivitas dari Rusia dan Tiongkok di kawasan itu, Antartika sekarang memainkan peran sentral dalam strategi pencegahan AS. .
Pangkalan udara Thule terletak sekitar 1.207 km sebelah utara Lingkaran Antartika dan 1.522 km dari Kutub Utara di pulau terbesar di dunia. Awalnya didirikan untuk melindungi koloni Denmark di Greenland dari Jerman selama Perang Dunia Kedua. Dalam beberapa tahun terakhir ini, pangkalan tersebut terutama digunakan sebagai sistem peringatan lanjutan untuk mendeteksi dan melacak rudal balistik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




