ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ada Wisatawan Meninggal di Masjid Saat Kemacetan Panjang Puncak Bogor, Ini Klarifikasi Polisi

Senin, 16 September 2024 | 10:42 WIB
HY
A
AD
Penulis: Heru Yustanto, Antara
Editor: AD
Lalu lintas di Puncak, Kabupaten Bogor, macet total, Minggu 15 September 2024. Jalanan yang menghubungkan Cianjur-Bogor, pun menjadi lautan kendaraan.
Lalu lintas di Puncak, Kabupaten Bogor, macet total, Minggu 15 September 2024. Jalanan yang menghubungkan Cianjur-Bogor, pun menjadi lautan kendaraan. (./Tangkapan Layar)

Bogor, Beritasatu.com - Kemacetan panjang di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat pada libur panjang Maulid Nabi Muhammad Saw disebut memakan korban jiwa. Diketahui macet terjadi sejak Minggu (15/9/2024) hingga Senin (16/9/2024). Seorang wisatawan meninggal dunia di kawasan Agro Wisata Gunung Mas.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor AKP Rizky Guntama mengatakan, NM meninggal dunia setelah berwisata di salah satu kawasan wisata di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Ia menyebut wisatawan meninggal dunia bukan karena kemacetan hingga sulitnya evakuasi.

"Bukan karena evakuasi sulit karena jalanan macet. Namun, ketika evakuasi ke masjid dan meninggal dunia di sana," ucap Rizky dikutip dari Antara, Senin (16/9/2024).

ADVERTISEMENT

Rizky menambahkan, NM meninggal dunia setelah berwisata di salah satu kawasan wisata di Puncak, Bogor, Jawa Barat.

"Ketika selesai wisata agro, kemudian naik bus dan merasakan pusing. Lalu sesak nafas dan dibawa ke luar bus. Namun, ketika dievakuasi ke masjid dan meninggal dunia di masjid," ucap Rizky.

Diketahui, kemacetan yang terjadi di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat masih berlanjut hingga Senin (16/0/2024) pagi. Kemacetan ini terjadi sejak Minggu (15/9/2024) sore.

Pantauan Beritasatu.com di kawasan Puncak, Bogor, kemacetan terjadi di depan Pasar Cisarua hingga menuju ke arah puncak dan sebaliknya, hingga lebih dari 4 kilometer. Meskipun kebijakan sistem satu arah sudah diberlakukan, tetapi kemacetan tetap terjadi karena membeludaknya volume kendaraan di kawasan wisata tersebut.

Ribuan kendaraan tampak berjalan pelan, bahkan nyaris diam tak bergerak untuk menuju ke arah Jakarta. Sementara kondisi lebih parah dialami oleh ribuan kendaraan dari arah Jakarta yang akan menuju Puncak.

Sementara, petugas Satlantas Polresta Bogor sudah memberlakukan kebijakan sistem satu arah dari kawasan Puncak, Bogor menuju Jakarta mulai pukul 07.00 WIB.

Pemberlakuan sistem satu arah dilakukan lebih cepat dari jadwal. Diawali dari kawasan Simpang Gadog, tetapi hingga pukul 08.45 WIB, jalur belum bisa terbuka seluruhnya.

Petugas baru bisa membuka jalur hingga simpang di depan kantor Kecamatan Cisarua.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

H+1 Lebaran, 27.000 Kendaraan Melintasi Puncak

H+1 Lebaran, 27.000 Kendaraan Melintasi Puncak

JAWA BARAT
Sistem One Way Fleksibel Diberlakukan Saat Libur Lebaran di Puncak

Sistem One Way Fleksibel Diberlakukan Saat Libur Lebaran di Puncak

JAWA BARAT
Satu Arah Menuju Jakarta, 24.000 Kendaraan Padati Puncak Bogor

Satu Arah Menuju Jakarta, 24.000 Kendaraan Padati Puncak Bogor

JAWA BARAT
Hujan Deras Sore Hari, Jalur Puncak Diberlakukan 1 Arah Menuju Jakarta

Hujan Deras Sore Hari, Jalur Puncak Diberlakukan 1 Arah Menuju Jakarta

JAWA BARAT
Bunyi Dentuman di Cipanas Puncak Bikin Heboh, BMKG: Bukan Gempa

Bunyi Dentuman di Cipanas Puncak Bikin Heboh, BMKG: Bukan Gempa

JAWA BARAT
75.000 Kendaraan Padati Puncak, Antrean Capai 2 Kilometer

75.000 Kendaraan Padati Puncak, Antrean Capai 2 Kilometer

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT