ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jeje Govinda Hadiri Rapat Paripurna DPRD Bandung Barat, Ungkap Struktur RAPBD 2026

Rabu, 19 November 2025 | 09:23 WIB
AG
YM
Penulis: Algi Muhamad Gifari | Editor: YM
Bupati Bandung Barat Jeje Govinda hadir pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung Barat pada Senin, 17 November 2025.
Bupati Bandung Barat Jeje Govinda hadir pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung Barat pada Senin, 17 November 2025. (Beritasatu.com/Algi M Gifari)

Bandung Barat, Beritasatu.com - Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail atau Jeje Govinda hadir pada Rapat Paripurna DPRD untuk menyampaikan Nota Pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Bandung Barat tahun anggaran 2026 yang mengacu pada pelaksanaan RPJMD 2025-2029 dengan visi AMANAH (Agamis, Maju, Adaptif, Nyaman, Aspiratif, dan Harmonis) pada tahun kedua dirinya memimpin.

Bersama wakilnya Asep Ismail, serta sejumlah perangkat OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Jeje Govinda hadir di ruang Sidang Gedung DPRD Kabupaten Bandung Barat pada Senin (17/11/2025) sore, untuk menyampaikan Nota Pengantar RAPBD tahun anggaran 2026.

"Rapat Paripurna terkait RAPBD 2026 tentunya sangat penting karena ini tahun ke dua dalam pelaksanaan RPJMD 2025-2029 dengan visi AMANAH,"kata Jeje seusai menghadiri kegiatan yang berlangsung hingga Senin (17/11/2025) malam.

ADVERTISEMENT

Terdapat sejumlah point yang menjadi catatan pihaknya, seperti dilakukannya upaya peningkatan pendapatan dan meningkatkan belanja di Bandung Barat. Salah satu caranya yakni dengan mendukung dan mengembakan ekonomi kreatif dan potensi wisata serta membenahi infrastruktur.

"Tentunya itu, karena kita disini potensinya sangat luar biasa dunia kreatif hanya saja belum ada akses untuk mereka, saya juga kebetulan orang kreatif tentunya ini menjadi salah satu cita-cita saya menjadikan Bandung Barat sebagai daerah yang bisa maju dari dunia kreatifnya,"ungkapnya.

Sementara jika melihat sektor pariwisata Jeje menjelaskan tentunya Lembang sudah tidak perlu diragukan lagi terkait pariwisatanya yang sudah terkenal. Namun saja masih memerlukan lagi perbaikan infrastruktur jalan serta membranding agar orang mengetahui jika Lembang berada di Bandung Barat.

"Ya potensi wilayah Lembang mungkin sudah tahu lah Bandung Barat icon nya di Lembang pariwisatanya. Namun kita juga perlu banyak perhatian karena orang tahunya Lembang itu bukan Bandung Barat dan itu perlu branding juga lalu kita juga akan meningkatkan akses menuju tempat wisata,"jelasnya.

Sementara sebelumnya saat penyampain nota pengantar RAPBD 2026 sendiri Jeje membeberkan rancangan ini guna memastikan pembangunan di Bandung Barat berjalan berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dimana RAPBD 2026 sendiri sebesar Rp2,87 Triliun. Dengan rinciannya PAD sebesar Rp1,04 triliun serta dana transfer mencapai Rp1,83 triliun.

"Keuangan kita masih bergantung pada dana transfer sebesar 63,64 persen. Sementara kontribusi PAD masih di angka 36,36 persen. Belanja daerah kita Rp2,90 Triliun. Dengan komponen, belanja operasi Rp2,15 triliun, belanja modal Rp211 miliar, belanja transfer Rp496 miliar, dan belanja tidak terduga, Rp 37,90 miliar," ujar Jeje saat menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna DPRD KBB penyampaian nota pengantar RAPBD 2026.

Dari belanja daerah itu, ada defisit sebesar Rp25,96 Miliar. Rencananya defisit itu akan ditutup melalui pembiayaan daerah dan penyesuaian Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun sebelumnya. Berdasarkan Surat Kementerian Keuangan Nomor S-62/PK/2025, ada potensi penurunan dana transfer hingga Rp360,32 miliar. "Ini menuntut kita untuk melakukan penyesuaian belanja daerah secara cermat dan penuh tanggung jawab," kata Jeje.

Di tengah tantangan fiskal yang akan dihadapi pemerintah daerah, ia mengajukan Raperda Penanaman Modal sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing investasi di Bandung Barat.

Jeje menegaskan kembali komitmen pemerintah daerah dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan yang efisien dan berdaya saing bagi masyarakat. "RAPBD dan Raperda yang kami ajukan ini merupakan wujud komitmen kami untuk menghadirkan pemerintahan yang efisien, responsif, dan berdaya saing," tandasnya.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Viral Video Warga Ditandu, Bupati Jeje Govinda Janji Cari Solusi

Viral Video Warga Ditandu, Bupati Jeje Govinda Janji Cari Solusi

JAWA BARAT
Bupati Jeje Tinjau Penyembelihan Sapi Kurban 1 Ton di RPH Padalarang

Bupati Jeje Tinjau Penyembelihan Sapi Kurban 1 Ton di RPH Padalarang

JAWA BARAT
Polres Cimahi Jamin Keamanan Lembang Saat Konvoi Persib

Polres Cimahi Jamin Keamanan Lembang Saat Konvoi Persib

JAWA BARAT
Bupati Jeje Pastikan 2.829 Hewan Kurban di Bandung Barat Sehat

Bupati Jeje Pastikan 2.829 Hewan Kurban di Bandung Barat Sehat

JAWA BARAT
Jeje Govinda Turun Tangan Perbaiki Akses Sekolah SDN Giriasih

Jeje Govinda Turun Tangan Perbaiki Akses Sekolah SDN Giriasih

JAWA BARAT
Warga Sulit Urus Dokumen Kependudukan, Bupati Jeje Govinda Sidak MPP

Warga Sulit Urus Dokumen Kependudukan, Bupati Jeje Govinda Sidak MPP

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon