ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

1 Tahun Dedie-Jenal Pimpin Kota Bogor: IPM Naik, BisKita Berlanjut

Jumat, 20 Februari 2026 | 19:11 WIB
IA
SM
Penulis: Ichsan Ali | Editor: SMR
Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat menjadi narasumber dalam program BeritaSatu Spesial: Satu Tahun Kepemimpinan Kepala Daerah di Kantor B-Universe, PIK 2, Teluknaga, Tangerang, Banten, Jumat (20/2/2026).
Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat menjadi narasumber dalam program BeritaSatu Spesial: Satu Tahun Kepemimpinan Kepala Daerah di Kantor B-Universe, PIK 2, Teluknaga, Tangerang, Banten, Jumat (20/2/2026). (Beritasatu.com/Ichsan Ali)

Tigaraksa, Beritasatu.com – Kepemimpinan Wali Kota Bogor Dedie Rachim dan Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin genap berusia 1 tahun, Jumat (20/2/2026). Pasangan yang mengusung visi "Bogor Beres, Bogor Maju" itu telah menunjukan sejumlah capaian kinerja dalam 12 bulan pertama.

Dedie mengakui 1 tahun kepemimpinannya dihadapkan dengan tantangan, terutama terkait penyesuaian anggaran yang dipengaruhi oleh kebijakan pusat dan masa transisi kepemimpinan sebelumnya.

"Ya, di awal tahun itu kan kita menghadapi ada berbagai obstacle ya. Yang pertama Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi. Dan yang pasti tidak semua anggaran di tahun 2025 itu adalah hasil dari proses yang kami lakukan. Artinya kan dalam 1 tahun ke belakang di tahun 2024, 11 bulan itu kan ada kepemimpinan penjabat wali kota," ujar Dedie di Kantor B-Universe di Gedung Toyohub, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Teluknaga, Tangerang, Banten.

ADVERTISEMENT

Dedie menjelaskan, saat ini berfokus untuk memaksimalkan anggaran yang ada untuk program-program strategis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, salah satunya adalah keberlanjutan layanan transportasi publik melalui BisKita Trans Pakuan.

"Anggaran yang bisa kami coba untuk maksimalkan adalah bagaimana pelaksanaan apa namanya program BisKita itu bisa berlangsung. Nah itu yang sudah kami selesaikan," imbuh Dedie.

Selain transportasi, Dedie menekankan pentingnya penguatan konsep penataan kota secara menyeluruh, mulai dari pengelolaan sampah hingga urusan sosial dan pendidikan. 

Ia mengeklaim kerja keras jajarannya dalam 1 tahun terakhir telah membuahkan hasil yang terlihat dari data statistik, seperti peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Bogor.

"Bukti dari berbagai parameter itu menunjukkan sisi positif dari berbagai indikator. Contohnya indeks pembangunan manusia meningkat, kemudian tingkat apa namanya kemiskinan ekstrem menurun, kemudian juga lama rata-rata sekolah misalnya meningkat. Ada hal-hal lain yang menurut saya juga cukup positif dari sisi indikator-indikator," jelas Dedie.

Dedie pun optimistis untuk mengakselerasi pembangunan di empat tahun sisa masa jabatannya. Ia yakin dapat membereskan berbagai masalah yang selama ini terjadi di Kota Bogor.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon