Koridor 3 dan 4 BisKita Bogor Direncanakan Beroperasi Akhir 2026
Jumat, 20 Februari 2026 | 19:47 WIB
Tigaraksa, Beritasatu.com – Pemerintah Kota Bogor terus mematangkan rencana pengoperasian koridor 3 dan 4 layanan transportasi publik BisKita Trans Pakuan. Dua trayek baru ini ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2026.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, saat ini pihaknya tengah fokus menyusun kajian akademis serta skema pembiayaan guna memastikan keberlanjutan operasional kedua koridor tersebut.
"Jadi di tahun ini kita akan melakukan kajian akademisnya, termasuk juga pembiayaan. Untuk sementara, untuk koridor 3 dan 4 ini akan kita lakukan melalui skema nonsubsidi," ujar Dedie di kantor B-Universe di kawasan PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (20/2/2026).
Menurut Dedie, kebutuhan anggaran untuk mengoperasikan dua koridor baru tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp 20 miliar per tahun. Namun, angka pasti masih menunggu hasil perhitungan detail, khususnya apabila menggunakan skema nonsubsidi.
"Nanti kita tunggu ya berapa nilai sebetulnya kalau nonsubsidi. Kalau sudah ketahuan, nanti baru kita bisa bicara masalah kesiapan anggaran. Karena untuk dua koridor ini paling tidak dibutuhkan ada sekitar Rp 20 miliar per tahun. Dan ini harus kita bicarakan melalui berbagai proses, termasuk dengan DPRD," papar Dedie.
Ia menambahkan, skema nonsubsidi menjadi salah satu opsi realistis untuk tahap awal operasional, mengingat keterbatasan anggaran daerah pada tahun pertama. Pemkot Bogor juga membuka peluang kerja sama dengan investor maupun operator yang sudah berpengalaman.
"Untuk sementara menarik investor, atau nanti kita coba kerja sama dengan operator yang sudah ada ya. Namun, nonsubsidi itu untuk tahun pertama mungkin masih harus kita implementasikan karena memang uangnya harus kita siapkan dahulu," jelasnya.
Terkait target operasional, Dedie optimistis koridor 3 dan 4 BisKita Trans Pakuan bisa mulai melayani masyarakat pada triwulan akhir 2026, dengan catatan proses berjalan sesuai rencana.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




