ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dukcapil Kota Bekasi Perbarui Dokumen Korban Kebakaran SPBE Cimuning

Jumat, 10 April 2026 | 11:37 WIB
RS
MA
Penulis: Rino Fajar Setiawan | Editor: MA
Disdukcapil Kota Bekasi membuka layanan jemput bola membantu warga korban kebakaran SPBE Cimuning memulihkan dokumen administrasi yang hilang atau rusak.
Disdukcapil Kota Bekasi membuka layanan jemput bola membantu warga korban kebakaran SPBE Cimuning memulihkan dokumen administrasi yang hilang atau rusak. (Beritasatu.com/Rino Fajar S)

Bekasi, Beritasatu.com — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi membuka layanan jemput bola untuk membantu warga terdampak kebakaran SPBE Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, memulihkan dokumen administrasi yang hilang atau rusak.

Kepala Disdukcapil Kota Bekasi, Taufiq Rachmat Hidayat, menjelaskan terdapat sekitar 47 kepala keluarga terdampak. Namun, tidak semua merupakan warga Kota Bekasi, sehingga tidak semuanya memiliki KTP Bekasi.

"Oleh karena itu, sesuai kewenangan kami, dilakukan intervensi melalui aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi masing-masing penduduk. Dengan demikian, kartu keluarga sudah dapat diakses melalui gawai mereka, begitu juga dengan akta kelahiran dan KIA. Sementara untuk KTP, kami bantu proses pencetakannya," kata Taufiq, Kamis (9/4/2026).

ADVERTISEMENT

Melalui layanan ini, dokumen seperti kartu keluarga, akta kelahiran, dan Kartu Identitas Anak (KIA) dapat diakses secara digital, sementara KTP elektronik tetap diproses untuk dicetak fisik. Proses rekapitulasi juga masih berjalan, khususnya untuk warga luar Kota Bekasi.

"Dari laporan sementara, hingga saat ini telah tercetak sekitar 43 KTP elektronik, kemudian 52 Identitas Kependudukan Digital telah diaktifkan. Selain itu, dokumen seperti akta kelahiran, akta kematian, KIA, serta kartu keluarga juga sudah hampir 50 dokumen tercetak," ujar Taufiq.

Tim Disdukcapil diterjunkan selama dua hari dengan membawa kendaraan layanan langsung ke lokasi kebakaran. Taufiq menyebut evaluasi dilakukan untuk menentukan skema layanan selanjutnya, apakah tetap jemput bola atau dialihkan ke layanan di tingkat kelurahan.

"Layanan di Kelurahan Cimuning dipastikan siap menerima masyarakat terdampak kebakaran. Namun, jika berdasarkan hasil verifikasi lapangan masih dibutuhkan kehadiran tim besar, maka kami akan kembali menurunkannya," ucapnya.

Akibat kebakaran yang terjadi pada malam hari, mayoritas dokumen warga hangus terbakar karena tidak sempat diselamatkan.

"Terkait kondisi dokumen warga, pada umumnya karena kejadian terjadi pada malam hari, mereka tidak sempat menyelamatkan barang-barang penting. Dokumen seperti kartu keluarga, akta kelahiran, KIA, hingga KTP sebagian besar habis terbakar," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Korban Jiwa Kebakaran SPBE Cimuning Bertambah Jadi 4 Orang

Korban Jiwa Kebakaran SPBE Cimuning Bertambah Jadi 4 Orang

JAWA BARAT
Kebakaran SPBE Cimuning, 1 Pelajar dan 2 Sekuriti Jadi Korban Tewas

Kebakaran SPBE Cimuning, 1 Pelajar dan 2 Sekuriti Jadi Korban Tewas

JAWA BARAT
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 47 KK Terdampak dan 22 Bangunan Rusak

Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 47 KK Terdampak dan 22 Bangunan Rusak

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon