ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kebakaran SPBE Cimuning, 1 Pelajar dan 2 Sekuriti Jadi Korban Tewas

Rabu, 8 April 2026 | 15:00 WIB
RS
MA
Penulis: Rino Fajar Setiawan | Editor: MA
Polisi mengamankan tempat kejadian perkara dengan garis polisi usai terbakarnya Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning di Mustikajaya, Bekasi, Jawa Barat, Kamis 2 April 2026.
Polisi mengamankan tempat kejadian perkara dengan garis polisi usai terbakarnya Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning di Mustikajaya, Bekasi, Jawa Barat, Kamis 2 April 2026. (Berita Satu Photo/Joanito De Saojoao)

Bekasi, Beritasatu.com – Korban musibah kebakaran stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE) di Cimuning, Kota Bekasi, Jawa Barat tercatat mencapai tiga orang. Terbaru, seorang pelajar bernama Sapta Priantono (15), dinyatakan meninggal dunia di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Sapta sempat dirawat di Rumah Sakit Citra Arafiq, Bantargebang, sebelum dirujuk ke RSCM Jakarta karena kondisinya membutuhkan penanganan lanjutan.

Namun, nyawa pelajar kelas 1 sekolah menengah atas (SMA) itu tidak tertolong. Ia mengembuskan napas terakhir setelah mendapat perawatan intensif akibat luka bakar serius.

ADVERTISEMENT

“Informasinya saya terima tadi malam sekitar pukul 21.05 WIB. Salah satu keluarga korban datang dan mengabarkan korban telah meninggal dunia,” kata Ketua RT setempat, Anta Suryana kepada Beritasatu.com  pada Rabu (8/4/2026).

Dengan meninggalnya Sapta, jumlah korban meninggal dunia dalam kebakaran SPBE Cimuning menjadi tiga orang. Dua korban lainnya adalah Djaimun (61) dan Suyadi (62), yang diketahui merupakan petugas sekuriti SPBE Cimuning.

Anta menyebut rumah Sapta berada tepat di depan lokasi SPBE yang terbakar. Selain korban, kejadian tersebut juga melukai anggota keluarga lainnya yang kini masih menjalani perawatan.

"Total ada lima orang. Satu (Sapta) meninggal dunia, dan empat lainnya masih dirawat. Di antaranya orang tua, kemudian ketiga kakaknya. Sebagian masih dirawat di RSUD Kabupaten Bekasi, dan ada juga yang dirawat di rumah sakit lain," ucap Anta.

Jenazah Sapta telah dimakamkan pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di tempat pemakaman umum (TPU) Kampung Pabuaran.

Berdasarkan data yang dihimpun, peristiwa kebakaran tersebut menyebabkan 22 orang menjadi korban. Selain itu, kebakaran ini juga merusak 22 bangunan di sekitar lokasi SPBE.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Dukcapil Kota Bekasi Perbarui Dokumen Korban Kebakaran SPBE Cimuning

Dukcapil Kota Bekasi Perbarui Dokumen Korban Kebakaran SPBE Cimuning

JAWA BARAT
Korban Jiwa Kebakaran SPBE Cimuning Bertambah Jadi 4 Orang

Korban Jiwa Kebakaran SPBE Cimuning Bertambah Jadi 4 Orang

JAWA BARAT
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 47 KK Terdampak dan 22 Bangunan Rusak

Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 47 KK Terdampak dan 22 Bangunan Rusak

JAWA BARAT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon