17.000 Buruh di Bekasi Bergerak ke Monas Saat May Day 2026
Jumat, 1 Mei 2026 | 10:02 WIB
Bekasi, Beritasatu.com - Sebanyak 17.000 buruh dari berbagai kawasan industri di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, bertolak menuju Silang Monas, Jakarta, untuk mengikuti peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Jumat (1/5/2026).
Ribuan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) diberangkatkan dari sejumlah lokasi kawasan industri, salah satunya kawasan MM2100, Cikarang Barat. Massa buruh berangkat menggunakan puluhan bus sambil membawa berbagai tuntutan ketenagakerjaan.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, mengatakan pihaknya secara resmi melepas keberangkatan massa buruh dari kawasan MM2100 pada pukul 08.00 WIB.
“Pada hari ini kami secara resmi melepas massa buruh dari Kabupaten Bekasi menuju peringatan May Day di Monas, Jakarta,” ujar Sumarni, Jumat.
Menurut Sumarni, terdapat sekitar 17.000 buruh yang mengikuti peringatan May Day 2026 dari Kabupaten Bekasi. Mereka berangkat dari tujuh lokasi yang tersebar di kawasan industri.
Untuk memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan, Polres Metro Bekasi mengerahkan sebanyak 1.756 personel gabungan. Aparat kepolisian juga melakukan pengawalan terhadap rombongan buruh mulai dari lokasi keberangkatan hingga lokasi kegiatan di Silang Monas.
Selain pengamanan, kepolisian turut memberikan pelayanan kesehatan kepada para buruh sebelum keberangkatan. Pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan kondisi peserta tetap prima selama mengikuti rangkaian kegiatan May Day 2026.
Dalam peringatan Hari Buruh Internasional tahun ini, massa buruh menyuarakan sejumlah tuntutan. Di antaranya menolak upah murah, menghapus sistem outsourcing dan magang, menolak pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak, serta mendesak pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan yang baru.
Kapolres Metro Bekasi juga mengimbau para buruh untuk menjaga ketertiban dan keselamatan selama mengikuti aksi.
“Kami mengimbau seluruh peserta tetap menjaga kondusivitas dan keselamatan selama kegiatan berlangsung,” katanya.
Sementara itu, hingga Jumat siang, situasi arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Bekasi terpantau lancar dan cenderung lengang. Polisi juga belum menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang dilalui massa buruh.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




