Banjir Grobogan Meluas, 1.202 Warga Mengungsi Akibat Tanggul Jebol
Selasa, 11 Maret 2025 | 10:23 WIB
Grobogan, Beritasatu.com - Tingginya intensitas hujan di hulu menyebabkan aliran Sungai Tuntang semakin deras, memperparah kondisi banjir di Grobogan, Jawa Tengah. Akibat jebolnya tanggul di beberapa titik, jumlah desa terdampak terus bertambah, sementara jumlah pengungsi kini mencapai 1.202 jiwa. Sejumlah relawan dari berbagai daerah, termasuk Semarang, Demak, dan Kudus, turut membantu evakuasi warga.
Hingga Selasa (11/3/2025) pagi, debit air yang menggenangi permukiman warga semakin meningkat. Desa Ringinkidul, Kecamatan Gubug, menjadi wilayah terdampak paling parah dengan ketinggian banjir mencapai 1,5 meter. Banyak warga masih terjebak di rumah mereka, menunggu bantuan evakuasi dari tim gabungan yang terdiri dari BPBD, SAR, serta berbagai organisasi relawan.
Menurut data terbaru BPBD Kabupaten Grobogan pada Selasa (11/3/2025) pukul 07.30 WIB, banjir telah merendam 26 desa di enam kecamatan. Kecamatan Gubug dan Kecamatan Tegowanu menjadi wilayah terdampak paling parah akibat tanggul yang jebol.
Jumlah pengungsi terus bertambah, dengan perincian sementara:
- Desa Ringinkidul: 205 jiwa
- Desa Baturagung: 727 jiwa
- Desa Cangkring: 200 jiwa
Relawan Banser Bagana Grobogan, Inanto, menyatakan timnya masih berusaha mengevakuasi warga yang terjebak banjir, khususnya di Desa Ringinkidul, karena debit air terus meningkat.
"Kami siaga bersama BPBD, Tim SAR, dan relawan lainnya untuk mengevakuasi warga yang terdampak banjir," ujar Inanto, Selasa (11/3/2025).
Sementara itu, Idatul Fitroh, koordinator posko pengungsian, menyebutkan jumlah warga yang mengungsi di posko masjid terus bertambah hingga lebih dari 100 jiwa. Hampir 90 persen wilayah Desa Ringinkidul terendam banjir, dan genangan air telah meluas ke desa-desa sekitar.
"Hampir seluruh wilayah Desa Ringinkidul terendam banjir akibat jebolnya tanggul. Air juga sudah merambah ke desa lain," jelasnya.
Banjir Grobogan terjadi akibat tingginya curah hujan di hulu Sungai Tuntang, yang menyebabkan dua titik tanggul di Kabupaten Grobogan jebol pada Minggu (9/3/2025). Hingga hari kedua, kondisi banjir bukannya surut, tetapi justru semakin parah.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




