ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Hujan Deras Picu Banjir Bandang di Purwokerto

Rabu, 15 April 2026 | 05:53 WIB
TS
HH
Penulis: Totong Setiyadi | Editor: HP
Tampak tembok rumah warga jebol akibat banjir bandang yang melanda Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa 14 April 2026.
Tampak tembok rumah warga jebol akibat banjir bandang yang melanda Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa 14 April 2026. (Beritasatu.com/Totong Setiyadi)

Purwokerto, Beritasatu.com - Banjir bandang menerjang permukiman warga di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama berjam-jam, Selasa (14/4/2026) sore. Peristiwa ini memicu kepanikan warga setelah air tiba-tiba masuk ke dalam rumah dan merendam seluruh isi bangunan.

Banjir bandang di Purwokerto ini terjadi di sejumlah lokasi, salah satunya di Perumahan Puri Intan, Kecamatan Purwokerto Utara. Derasnya arus air bahkan menjebol tembok perumahan yang tidak mampu menahan tekanan banjir.

Air bah dengan cepat menerjang rumah-rumah warga, merusak berbagai barang, mulai dari perabotan rumah tangga, mebel, hingga perangkat elektronik. Warga yang panik berupaya menyelamatkan barang-barang mereka agar tidak hanyut atau rusak akibat genangan air.

ADVERTISEMENT

Hujan deras yang berlangsung lama menyebabkan sejumlah sungai meluap hingga memicu banjir bandang. Air yang datang secara tiba-tiba membuat warga tidak sempat melakukan antisipasi.

Selain merendam permukiman, banjir juga menggenangi ruas Jalan HR Bunyamin, Purwokerto, dengan ketinggian air mencapai sekitar 30 sentimeter. Kondisi ini menyebabkan sejumlah pengendara sepeda motor mogok, terutama di depan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), sehingga pengendara terpaksa menuntun kendaraannya.

Bencana banjir bandang ini dilaporkan melanda dua kecamatan, yakni Kecamatan Purwokerto Utara dan Purwokerto Timur. Puluhan rumah warga terendam dengan ketinggian air berkisar antara 0,5 meter hingga 1 meter.

Meski genangan air relatif cepat surut, derasnya arus sempat membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Setelah air berangsur surut, warga bergotong royong membersihkan rumah yang porak-poranda akibat terjangan banjir bandang. Lumpur dan sisa material banjir masih terlihat menutupi lantai rumah warga.

Hingga Selasa malam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas masih melakukan pendataan terkait jumlah rumah terdampak serta kerugian yang ditimbulkan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian akibat banjir bandang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon