Jadi Bungkus Hamper, Tas Anyaman Malang Banjir Orderan Jelang Lebaran
Rabu, 12 Maret 2025 | 11:15 WIB
Malang, Beritasatu.com - Perajin tas anyaman di Kabupaten Malang, Jawa Timur banjir orderan jelang Lebaran 2025. Tas berbahan dasar plastik sintetis dengan beragam motif khas Malang ini menjadi bungkus hamper.
Triyana Suryadewi, perajin tas asal Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang mengungkapkan, permintaan tas anyaman untuk hamper meningkat pesat sejak sebulan sebelum Ramadan.
“Alhamdulillah permintaan untuk suvenir atau tempat bikisan hamper hari raya meningkat, setiap pesanan bisa mencapai ratusan biji tas hamper,” ujar Triyana Suryadewi saat ditemui Beritasatu.com, Selasa (11/3/2025).
Diperkirakan, pesanan meningkat mencapai 70 persen. Jika hari biasa hanya menerima pesanan dari toko oleh-oleh sebanyak 200-300 buah per bulan, kini dia mendapatkan lebih banyak pesanan tas anyaman untuk hamper.
Kini, pesanan mulai merambah rumah tangga hingga instansi pemerintah dan swasta, dengan jumlah minimal puluhan hingga ratusan dalam sekali pemesanan. Pada awal Ramadan ini, ia mengaku telah menerima pesanan mencapai 700 tas hamper.
“Biasanya hanya dijual di toko oleh-oleh, tetapi saat Lebaran gini biasanya orang pesan untuk bungkusan hamper pengganti tas kresek,” bebernya.
Memiliki pilihan motif dan warna yang cantik, menjadi daya tarik tersendiri bagi tas anyaman. Pemesan juga bisa custom motif sesuai selera, dengan tambahan aksen pita dan lain sebagainya untuk mempercantik bingkisan Lebaran.
“Selain toko oleh-oleh di Kota Malang dan Bali, kemarin ada pesanan ratusan dari bank untuk hamper acara kantor. Ada juga dari teman untuk bingkisan Lebaran, alhamdulillah peningkatannya sampai 70%,” sambungnya.
Dibantu oleh tiga karyawan, Dewi, sapaan akarabnya, mampu memproduksi 150 hingga 250 tas per hari. Tak jarang jika permintaan membeludak, ia juga menambah karyawan untuk menuntaskan pesanan.
“Karena kerajinan tas ini kan musiman ya, misal kalau ada acara besar pasti ramai pesanan. Jadi kalau ramai saya menambah karyawan, kadang juga saya bagi ke teman perajin ekraf lain,” jelasnya.
Tas cantik produksi toko All Ghee Collection ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp 6.000 hingga Rp 40.000 per buah, harga tersebut tentunya disesuaikan dengan ukuran dan tingkat kerumitan. Pembeli juga dapat memesan tas dengan custom sesuai selera.
“Kalau ada yang custom, kami bisa membuatkan. Misal dengan motif dekupase, motif batik juga bisa, harga mulai Rp 40.000, tergantung tingkat kerumitan dan ukuran tas,” katanya.
Omzet penjualannya pun turut mengalami lonjakan yang signifikan. Jika sebelumnya pendapatannya tak menentu setiap bulan, kini setiap kali ada pesanan, ibu rumah tangga ini bisa meraup omzet minimal jutaan rupiah dalam satu kali transaksi.
“Alhamdulillah, saat momen Lebaran seperti ini, sekali pesanan bisa menghasilkan antara Rp 1,5 juta hingga Rp 6 juga, tergantung jumlah dan jenis tas yang dipesan,” pungkas Triyana Suryadewi, perajin tas anyaman asal Malang yang digunakan untuk bungkus hamper.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




