ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

3 Jemaah Haji Lumajang Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Alasannya

Selasa, 8 Juli 2025 | 09:56 WIB
AK
IC
Penulis: Ahmad Rifqi Danwanus Khalwani | Editor: CAH
Kepulangan rombongan terakhir jamaah haji asal Kabupaten Lumajang di Pendopo Arya Wiraraja pada Senin 7 Juli 2025.
Kepulangan rombongan terakhir jamaah haji asal Kabupaten Lumajang di Pendopo Arya Wiraraja pada Senin 7 Juli 2025. (Beritasatu.com/Ahmad Rifqi Danwanus Khalwani)

Lumajang, Beritasatu.com – Dari 106 jemaah haji asal Kabupaten Lumajang yang masuk rombongan terakhir, sebanyak 103 orang telah kembali ke tanah air dalam kondisi selamat. Namun, 3 jemaah lainnya masih tertahan di Arab Saudi karena alasan medis dan kelahiran.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lumajang, Achmad Faisol Syaifulloh, mengonfirmasi dua dari tiga jemaah yang belum bisa pulang merupakan pasangan suami istri yang baru saja dikaruniai seorang bayi saat menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Keduanya kini masih berada di Makkah untuk menjalani masa pemulihan bersama sang buah hati.

“Sang istri melahirkan saat masih berada di Makkah. Saat ini kondisi ibu dan bayi masih dalam pemantauan medis, sehingga keduanya belum diizinkan untuk melakukan perjalanan jauh kembali ke Indonesia,” ujar Faisol saat dikonfirmasi pada Selasa (8/7/2025).

ADVERTISEMENT

Sementara itu, satu jemaah lainnya belum dapat pulang karena sedang menjalani perawatan intensif akibat kondisi kesehatannya yang menurun setelah pelaksanaan ibadah haji.

Kemenag Lumajang terus melakukan koordinasi dengan panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH) Arab Saudi serta pihak keluarga jemaah, guna memastikan kebutuhan logistik, medis, dan administrasi ketiganya terpenuhi selama masa tinggal tambahan di Makkah.

“Kami memantau terus melalui petugas di Asrama Haji dan tim kesehatan di Arab Saudi. Alhamdulillah, kondisi semuanya stabil dan dalam pengawasan yang baik,” tambah Faisol.

Meski tidak ikut dalam kepulangan bersama rombongan utama, momen kelahiran bayi di Tanah Suci menjadi kisah haru yang membekas. Banyak pihak menilai peristiwa tersebut sebagai anugerah sekaligus keberkahan luar biasa bagi pasangan tersebut, terlebih terjadi di tempat suci umat Islam.

Pemkab Lumajang dan Kemenag setempat menyatakan akan terus memberikan pendampingan dan dukungan hingga ketiga jemaah tersebut dapat kembali dengan selamat ke tanah air.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kemenhaj Perketat Cegah Haji Nonprosedural, 80 WNI Batal Berangkat

Kemenhaj Perketat Cegah Haji Nonprosedural, 80 WNI Batal Berangkat

NASIONAL
Asrama Haji Sukolilo Heboh, Jemaah Demensia Berontak Ingin Pulang

Asrama Haji Sukolilo Heboh, Jemaah Demensia Berontak Ingin Pulang

JAWA TIMUR
Kemenhaj dan Arab Saudi Rutin Bertemu Bahas Kesiapan Haji 2026

Kemenhaj dan Arab Saudi Rutin Bertemu Bahas Kesiapan Haji 2026

NASIONAL
Mekkah Punya Wajah Baru yang Siap Menampung 900.000 Jemaah

Mekkah Punya Wajah Baru yang Siap Menampung 900.000 Jemaah

INTERNASIONAL
Temui Jaksa Agung, Menhaj Minta Pendampingan Cegah Korupsi Haji

Temui Jaksa Agung, Menhaj Minta Pendampingan Cegah Korupsi Haji

NASIONAL
Menag: Kepuasan Jemaah Haji 2025 Meningkat Dibandingkan Tahun Lalu

Menag: Kepuasan Jemaah Haji 2025 Meningkat Dibandingkan Tahun Lalu

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon