Tangis Haru Orang Tua Saat Melepas Anak ke Asrama Sekolah Rakyat
Senin, 14 Juli 2025 | 18:28 WIB
Surabaya, Beritasatu.com - Suasana haru mewarnai hari pertama masuk Sekolah Rakyat (SR) di Surabaya, Jawa Timur, pada Senin (14/7/2025). Tangis mengiringi langkah para siswa yang harus meninggalkan keluarga untuk tinggal di asrama, termasuk anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Salah satu momen menyentuh terjadi saat Rohana, ibu dari siswa bernama Aditya Srie Hoetama, yang tak kuasa menahan tangisnya ketika melepas sang anak menuju asrama. Ia memeluk Aditya erat sambil menepuk punggungnya dengan penuh kasih.
"Kamu belajar yang rajin ya, Nak. Insyaallah, cita-citamu tercapai di sini," ucap Rohana sambil terisak.
Rohana menceritakan, Aditya adalah anak yang rajin, penuh perhatian terhadap adiknya, dan sangat berbakti kepada orang tua. Sejak sang ayah meninggal dunia, Rohana merawat Aditya seorang diri, menjalani hidup dengan penuh keterbatasan.
Meski hanya bekerja sebagai penyapu jalan dan buruh rumahan, Rohana bertekad kuat untuk mendukung pendidikan anaknya. Ia bersyukur Aditya dapat menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat, yang memberinya harapan baru.
"Saya tidak bisa mewujudkan cita-cita anak saya karena saya hanya tukang sapu dan buruh rumahan, tetapi di sinilah, saya yakin anak saya bisa meraih impiannya," ungkapnya sambil menyeka air mata.
Aditya sendiri merasa bangga memiliki ibu seperti Rohana. Ia berjanji akan belajar dengan sungguh-sungguh demi mewujudkan cita-citanya menjadi anggota TNI Angkatan Darat.
"Saya akan belajar dengan tekun agar bisa menjadi (anggota) TNI Angkatan Darat. Kalaupun tidak tercapai, setidaknya saya bisa jadi pengusaha," tutur Aditya dengan semangat.
Sekadar informasi, gedung kelas Sekolah Rakyat terletak sekitar 700 meter dari asrama siswa. Fasilitas yang tersedia mencakup empat ruang kelas berkapasitas 25 siswa, perpustakaan, laboratorium, ruang guru, serta ruang administrasi.
Fasilitas tersebut disiapkan untuk menunjang proses belajar anak-anak dari kalangan prasejahtera yang bertekad mengubah nasib melalui pendidikan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




