Baru Sebulan Beroperasi, Warga Lamongan Blokade Jalan Lintas Utara
Senin, 15 September 2025 | 13:48 WIB
Lamongan, Beritasatu.com – Ratusan warga Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, memblokade Jalan Lintas Utara (JLU) pada Minggu (14/9/2025) malam. Aksi ini dipicu seringnya terjadi kecelakaan lalu lintas karena tidak adanya traffic light di kawasan tersebut.
Sejak diresmikan pada 17 Agustus 2025 lalu, JLU sudah memakan empat korban kecelakaan. Salah satunya meninggal dunia di lokasi kejadian. Warga menilai pemerintah lambat dalam merespons aduan terkait kebutuhan rambu lalu lintas dan lampu pengatur jalan.
"Setelah dibuka tanggal 17 Agustus itu, sudah ada empat korban, salah satunya meninggal dunia. Permintaan warga segara ada traffict light dan pembenahan JLU," ungkap Mohammad Soleh, salah satu warga Desa Balun yang turut memblokade jalan.
Warga juga mengancam akan menggelar aksi lebih besar apabila tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti. Akibat blokade tersebut, arus lalu lintas di JLU mengalami kemacetan panjang hingga dua jam, terutama kendaraan dari arah barat menuju Surabaya.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan, Danto Hari Wibowo, yang turun langsung ke lokasi, menyatakan pihaknya akan menutup sementara jalur JLU hingga ada tindak lanjut.
"Kami sudah berkomunikasi dengan BPJN, jalan ini kita close, kita tutup sementara sambil menindaklanjuti protes yang disampaikan warga," ucap Danto seusai melakukan mediasi dengan warga.
Setelah adanya mediasi antara Dishub, Polres Lamongan, dan warga, massa akhirnya membubarkan diri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: Belanda Berpesta Gol ke Gawang Swedia di Houston




