Gunung Semeru Meletus, 178 Pendaki-Petugas Terjebak di Ranukumbolo
Rabu, 19 November 2025 | 21:31 WIB
Malang, Beritasatu.com - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menyatakan sebanyak 178 orang masih terjebak di Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur yang meletus, Rabu (19/11/2025). Mereka belum dapat dievakuasi karena kondisinya sedang tidak memungkinkan.
Kepala Bagian Tata Usaha Balai TNBTS Septi Eka Wardhani mengatakan 178 orang tersebut masih berada di area Ranukumbolo saat erupsi Gunung Semeru terjadi sore tadi. Mereka terdiri dari pendaki hingga petugas Penanggulangan Bencana Gunung Semeru Terpadu (PPGST).
“Total ada 178 orang di Ranukumbolo. Ada 137 pendaki, satu petugas, dua saver, tujuh PPGST, 15 porter, enam orang dari tim Kementerian Pariwisata,” ujar Septi.
Balai TNBTS telah berkoordinasi dengan tim PPGST terkait para pendaki dan sejumlah orang lainnya yang masih berada di area Gunung Semeru.
Hasilnya, jalur evakuasi dinilai sangat berbahaya untuk dilalui pada malam hari, sehingga evakuasi tidak direkomendasikan.
“Teman-teman PPGST menyampaikan bahwa evakuasi malam tidak direkomendasikan, karena resikonya sama. Terutama gelap, licin dan beberapa jalur rawan longsor,” ungkapnya.
Dengan kondisi tersebut, seluruh pendaki dan anggota rombongan lainnya diminta tetap bertahan di Ranukumbolo sambil menunggu perkembangan situasi. Mereka juga diimbau tetap dalam kondisi siaga jika sewaktu-waktu evakuasi harus segera dilakukan.
“Sementara kami minta yang di Ranukumbolo tetap di sana dalam posisi siap jika sewaktu-waktu memang harus turun malan sambil melihat situasi terbaru,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




