Gekraf Minta Pusat Perbelanjaan Tak Khawatir Putar Lagu di Ruang Umum
Selasa, 30 September 2025 | 10:03 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Gerakan Ekonomi Kreatif (Gekraf) mengajak pusat-pusat perbelanjaan tak perlu lagi khawatir untuk memutar lagu di ruang publik. Ketua Gekraf Kawendra Lukistian dengan kerja sama yang sudah dijalin Asosiasi Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) dengan aplikasi Velodiva maka tak perlu khawatir mengenai persoalan royalti.
Kerja sama ini diharapkan jadi jembatan antara pemilik usaha dan musisi sebagai pemilik lagu agar lebih transparan soal pembagian hak royaltinya.
"Indonesia kaya akan karya seni, termasuk musik. Dengan kerja sama ini kini pemilik usaha tidak perlu takut memutarkan lagu di ruang publik. Dengan sistem yang transparan, royalti tercatat dan tersalurkan dengan jelas, sehingga pencipta karya dihargai dan operasional usaha tetap aman, dan kita dari Gekraf mengapresiasi ini," ungkap Kawendra Lukistian di Jakarta, Senin (30/9/2025).
Pria yang juga anggota DPR dan juga komposer serta penulis lagu itu yakin kerja sama dunia usaha dengan musisi lewat jembatan teknologi digital akan menjadikan musik di ruang publik sebagai pengalaman berkelas dan profesional.
"Dengan kerja sama ini, pastinya akan memberikan kepastian hukum atas hak royalti musisi atas lagu yang diputar di ruang publik lewat jembatan aplikasi seperti ini yang diharapkan akan membangun ekosistem musik yang lebih sehat dan berkelanjutan," tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum APPBI Sugwantono Tanto menegaskan kerja sama dengan pihak Velodiva ini merupakan angin segar bagi dunia usaha dan bisnis komersial yang kini dibayang-bayangi ketakutan atas penggunaan lagu di tempat usahanya.
"Pusat belanja adalah wajah modern Indonesia. Kami harus memastikan setiap operasional berjalan sesuai hukum, termasuk penggunaan musik. Dengan Velodiva, anggota APPBI bisa lebih tenang karena semua proses tercatat jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini praktik bisnis yang sehat, adil, dan membanggakan tanpa kita khawatir akan ditagih royaltinya oleh musisi," tukasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
BNN Minta Kemenkomdigi Blokir Situs Terindikasi Kejahatan Narkotika




