Kendaraan Tak Henti Bertambah, Kemacetan Akan Terus Jadi Masalah
Senin, 17 Juli 2023 | 08:09 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kemacetan menjadi persoalan yang belum terselesaikan di ibu kota DKI Jakarta. Meskipun telah dilakukan berbagai kebijakan untuk mengatasi masalah ini, tantangan yang dihadapi masih besar. Kendaraan di Jakarta dan sekitarnya tidak henti bertambah, sehingga kemacetan akan terus menjadi masalah.
Pengamat tata kota, Nirwono Yoga, mengungkapkan ada beberapa faktor penyebab kemacetan yang perlu diperhatikan. Pertama adalah konsistensi kebijakan.
"Poinnya di situ, artinya jika sudah ada kebijakan, harus konsisten dengan segala konsekuensinya. Tidak boleh ada pilih kasih atau sejenisnya," ujar Nirwono Yoga dikutip oleh Beritasatu.com, Minggu (16/7/2023).
Kedua, fokus penanganan kemacetan menjadi kunci. Menurutnya, ada hal-hal tertentu yang harus diutamakan agar masalah kemacetan dapat berkurang secara signifikan.
"Pembangunan transportasi massal menjadi hal yang wajib. Ini merupakan impian jangka panjang, mungkin baru dalam 10 tahun ke depan kita bisa melihat seluruh sistem transportasi massal seperti KRL, MRT, LRT, dan bus TransJakarta terintegrasi dengan baik," jelas Nirwono.
Namun, setelah pandemi Covid-19, jumlah pengguna transportasi publik hanya mencapai 10 persen, sedangkan jumlah kendaraan pribadi mencapai 21 juta motor dan 4 juta mobil.
"Ini angka yang sangat mengkhawatirkan dan memprihatinkan. Jika sekitar 90 persen warga Jakarta dan sekitarnya terus menggunakan kendaraan pribadi, baik itu mobil maupun motor, tentu saja kemacetan akan terus menjadi masalah," tambahnya.
Mengingat pembangunan transportasi massal yang terintegrasi membutuhkan waktu, apakah ada skenario yang dapat diterapkan dalam jangka pendek dan menengah? Nirwono menjelaskan bahwa diperlukan kebijakan pembatasan kendaraan pribadi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




