Atasi Kemacetan di Simpang Semanggi, Ini Saran Pengamat
Selasa, 16 Agustus 2022 | 22:53 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat transportasi dan tata kota Yayat Supriatna mengatakan, untuk mengatasi kemacetan di simpang Semanggi, antara lain polisi harus melakukan rekayasa lalu lintas.
Kemacetan di jalan tersibuk di jalan tersebut tidak teratasi meski sudah ada simpang susun yang diresmikan pada 2017 lalu.
Yayat Supriatna yang juga merupakan dosen Universitas Trisaksi mengungkapkan, kemacetan di kawasan simpang Semanggi secara umum disebabkan oleh meningkatnya volume kendaraan, khususnya setelah pandemi Covid-19. Aktivitas warga sudah kembali normal.
"Sekarang ini kondisinya kan sudah normal, aktivitas berkendaraan dan bepergian juga sudah kembali ke angka 100 persen," kata Yayat Supriatna, Selasa (16/8/2022).
Baca Juga: Pertemuan Arus Lalin di Depan Polda Metro Sebabkan Macet
Peningkatan aktivitas berkendaraan cukup drastis dialami di kawasan pusat kota khususnya Semanggi. Kemacetan dari berbagai arah.
Salah satunya kendaraan dari arah kawasan bisnis SCBD ke Jalan Gatot Subroto. Saat kendaraan masuk Gatot Subroto, mereka bertemu dengan kendaraan dari arah Cawang dan tol Dalam Kota.
Kawasan SCBD kini berkembang menjadi pusat kegiatan ekonomi yang sudah menyamai konsep TOD. Di lokasi ini sudah ada MRT.
Meski mengalami peningkatan kendaraan cukup tinggi, hingga kini tidak bisa dilakukan pelebaran ruas jalan. Sehingga, jalan akses dari Sudirman menuju Gatot Subroto menjadi sangat kecil.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




