ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Perubahan Jam Kerja Dinilai Belum Maksimal Kurangi Kemacetan Jakarta

Minggu, 25 September 2022 | 16:55 WIB
VS
IC
Penulis: Vento Saudale | Editor: CAH
Ilustrasi kemacetan.
Ilustrasi kemacetan. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Menurut Djoko, warga daerah penyangga tidak memiliki alternatif yang layak, sehingga lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi. Di mana hal tersebut tentunya menyumbang kemacetan di Jakarta.

"Kalau naik KRL (Commuter Line) juga penuh. Kawasan perumahan di Bodetabek itu nggak ada angkutan umum, sangat minim, padahal mereka kerja di Jakarta mau naik apa? " katanya.

Baca Juga: Atasi Kemacetan di Simpang Semanggi, Ini Saran Pengamat

Djoko juga menyinggung terkait pembangunan LRT (Light Rail Transit) yang tidak kunjung usai. Padahal menurutnya LRT bisa digunakan untuk masyarakat dan menjadi alternatif untuk mengurangi kemacetan di Jakarta.

ADVERTISEMENT

Proyek yang mulai dibangun sejak 2015 ditargetkan rampung pada 2019, namun tidak kunjung selesai. Terbaru, Pemerintah menargetkan proyek LRT Jabodebek rampung tahun ini.

Padahal menurut Djoko pembangunan layanan transportasi umum di wilayah sekitar Jakarta juga penting. Pasalnya orang yang datang ke Jakarta kebanyakan dari wilayah penyangga yakni Bodetabek.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon