ITS Manfaatkan Ekoenzim untuk Tingkatkan Kualitas Air Danau
Selasa, 6 Juni 2023 | 06:26 WIB
Surabaya, Beritasatu.com - Sebagai salah satu institusi yang aktif berkontribusi menjaga sustainability lingkungan kampus, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) melakukan kegiatan penuangan 200 liter ekoenzim di Danau Delapan ITS, Senin (5/6/2023). Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas air danau.
Kepala Unit Pengembangan Smart Eco Campus ITS Dr Susi Agustina Wilujeng ST MT menjelaskan, kegiatan penuangan ekoenzim yang dilakukan bersama-sama oleh para pimpinan ITS ini bernama ITS Eco Enzym (IEE) 2023. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas air, baik dalam filtrasi air maupun optimalisasi kualitas alga yang ada di danau kampus tersebut.
"Hal ini dikarenakan ekoenzim yang dituang nantinya akan bereaksi dengan biokimia yang ada di air," Ungkap Dr Susi Agustina Wilujeng, Kepala Unit Pengembangan Smart Eco Campus ITS, Senin (5/6/2023).
Menurut Susi, kegiatan ini juga sebagai simbolisasi awal ITS untuk lebih menggalakkan berbagai kegiatan sustainability di lingkungan kampus.
Hal ini dikarenakan Danau Delapan ITS merupakan lokasi bertemunya beberapa saluran air di lingkungan kampus ITS dan sering digunakan mahasiswa untuk melakukan percobaan robot atau bangunan apung.
"Ekoenzim yang dituang di sini (Danau Delapan ITS, red) untuk memfasilitasi mereka dengan kualitas air yang baik serta upaya menjaga lingkungan," papar dosen Departemen Teknik Lingkungan ini.
Ekoenzim sendiri merupakan cairan organik yang dibuat dari limbah basah organik. Pembuatannya juga sederhana karena hanya memanfaatkan limbah dan alat rumah tangga.
Limbah yang digunakan dapat berasal dari sampah buah maupun sayuran yang kemudian dicampurkan dengan gula, molase tebu, dan air yang difermentasi selama beberapa minggu. Wadah untuk fermentasi juga tidak perlu yang steril, dengan botol bekas pun bisa.
Meskipun prosesnya sederhana, lanjut Susi, namun manfaat yang diberikan bagi lingkungan cukup besar. Selain untuk meningkatkan kualitas air, ekoenzim juga dimanfaatkan sebagai filter udara, pestisida alami dan pupuk organik bagi sektor pertanian, serta dapat menurunkan efek rumah kaca.
Oleh karena itu, ekoenzim tercipta sebagai alternatif pengelolaan limbah untuk peningkatan kualitas lingkungan yang lebih baik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan





