ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bensin Sawit ITS Bikin Pemerintah Tertarik, Bisakah Gantikan BBM?

Rabu, 15 April 2026 | 08:18 WIB
MA
DM
Penulis: Muhammad Nanda Andrianta | Editor: DM
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy (tengah) saat menghadiri soft launching Science Techno Park (STP) ITS 2027, Selasa, 14 April 2026.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy (tengah) saat menghadiri soft launching Science Techno Park (STP) ITS 2027, Selasa, 14 April 2026. (Beritasatu.com/Muhaammad Nanda Andrianta)

Surabaya, Beritasatu.com – Inovasi bahan bakar berbasis kelapa sawit karya ilmuwan Indonesia kembali mencuri perhatian. Bensin sawit bernama benwit yang dikembangkan peneliti Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mendapat respons positif dari pemerintah.

Adalah Hosta Ardhyananta, dosen Departemen Teknik Material dan Metalurgi ITS, yang berhasil menciptakan bahan bakar alternatif tersebut. Benwit resmi diluncurkan ITS pada 7 April 2026. Inovasi ini menarik perhatian Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy saat menghadiri soft launching Science Techno Park (STP) ITS 2027, Selasa (14/4/2026).

Rachmat mengaku kagum karena minyak sawit yang selama ini identik dengan bahan pangan, kini dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar kendaraan, bahkan untuk mesin diesel. “Benwit sangat inovatif karena bisa langsung digunakan dengan campuran bensin sawit hingga 50%. Ini langkah awal hilirisasi sawit untuk bahan bakar,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, inovasi ini sangat relevan di tengah ancaman krisis energi global akibat konflik di negara produsen minyak, yang berdampak pada pasokan dan harga energi dunia.

Ia menilai pengembangan Benwit dapat menjadi solusi strategis untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak bumi. “Ini sangat tepat di tengah kondisi dunia yang kesulitan bahan bakar. Harus terus dilanjutkan,” tambahnya.

Benwit merupakan hasil riset tim ITS yang mengembangkan metode konversi minyak mentah kelapa sawit menjadi bahan bakar biogasoline yang siap digunakan.

Hosta Ardhyananta menjelaskan, fokus utama penelitian ini adalah mengurangi residu dalam proses produksi sehingga menghasilkan bahan bakar yang lebih bersih dan ramah lingkungan.

Sebagai ahli bidang polimer, komposit, dan nanomateriel, Hosta bersama timnya mengeklaim benwit memiliki emisi lebih rendah dibandingkan bahan bakar konvensional.

Inovasi ini diharapkan menjadi bagian dari solusi energi terbarukan dan berkelanjutan, sekaligus mendorong hilirisasi sumber daya alam Indonesia. Jika terus dikembangkan dan lolos berbagai tahap uji, benwit berpotensi menjadi alternatif BBM masa depan buatan anak bangsa.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

ITS Sukses Kembangkan Kapal Pembersih Sampah Tanpa Awak

ITS Sukses Kembangkan Kapal Pembersih Sampah Tanpa Awak

NASIONAL
ITS Miliki Wall Climbing Bertaraf Internasional

ITS Miliki Wall Climbing Bertaraf Internasional

SPORT
Indonesia Emas 2045, Bappenas Dukung Hilirisasi Teknologi ITS

Indonesia Emas 2045, Bappenas Dukung Hilirisasi Teknologi ITS

NASIONAL
ITS Ciptakan Benwit, BBM Sawit Rendah Emisi Pengganti BBM

ITS Ciptakan Benwit, BBM Sawit Rendah Emisi Pengganti BBM

OTOTEKNO
Kapal Otonom Nala Ares Mark II ITS Raih Grand Champion di AS 2026

Kapal Otonom Nala Ares Mark II ITS Raih Grand Champion di AS 2026

JAWA TIMUR
Ahli NHM Paparkan Teknologi Eksplorasi Emas Modern kepada Civitas Akademika ITS

Ahli NHM Paparkan Teknologi Eksplorasi Emas Modern kepada Civitas Akademika ITS

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon