Ini 5 Langkah KPK Usut Tuntas Skandal Pungli di Rutan
Minggu, 25 Juni 2023 | 09:19 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK sejauh ini telah menjalankan lima langkah untuk mengusut tuntas skandal pungutan liar (pungli) di rumah tahanan negara (rutan) yang dikelola lembaga tersebut. Diakui oleh pihak KPK, skandal pungli tersebut menjadi keprihatinan bagi semua pihak.
"Kejadian ini merupakan keprihatinan kita semua," kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri lewat akun Youtube KPK RI, dikutip Minggu (25/6/2023).
Ali menyampaikan, lima langkah yang telah dilakukan KPK yaitu: Pertama, melimpahkan dugaan pungli dimaksud ke bagian penyelidikan. Kedua, menggelar pemeriksaan etik yang dilakukan Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Ketiga, pemeriksaan oleh Inspektorat KPK. Keempat, membebastugaskan para terduga pelaku. Kelima, mengevaluasi seluruh tata kelola Rutan KPK.
KPK juga telah meminta maaf kepada masyarakat Indonesia atas mencuatnya skandal pungli tersebut. Ali menegaskan, KPK tidak akan pandang bulu dalam menjerat siapa pun yang terbukti terlibat dalam skandal dimaksud.
KPK sebelumnya menyampaikan, pihaknya mengendus adanya dugaan suap hingga pemerasan terkait skandal pungutan liar di rumah tahanan negara yang dikelola lembaga tersebut. Dugaan tersebut terus diusut lebih dalam.
"Diduga perbuatannya berupa suap, gratifikasi dan pemerasan kepada tahanan KPK," ujar Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron.
Ghufron menyampaikan, praktik tersebut diduga terjadi supaya tahanan memperoleh keringanan. Salah satunya yakni dalam hal akses terhadap alat komunikasi. Diakui Ghufron, praktik tersebut sudah terjadi sejak lama, hanya saja baru terbongkar baru-baru ini.
Di lain sisi, Ghufron belum membeberkan siapa saja para pelaku yang diduga terlibat dalam praktik pungli di Rutan KPK. Dia hanya menegaskan, KPK akan menjerat siapa pun yang terbukti punya keterlibatan dalam praktik pungli di rutan.
"Peristiwa ini akan diusut dan ditegakkan secara tegas sesuai hukum kepada siapa pun insan KPK yang terlibat secara profesional dan transparan," ungkap Ghufron.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




