BMKG Deteksi 102 Titik Panas di Kalimantan Timur
Sabtu, 24 Februari 2024 | 12:21 WIB
Balikpapan, Beritasatu.com - BMKG Stasiun Balikpapan mengidentifikasi 102 titik panas yang tersebar di wilayah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan BMKG Balikpapan, Diyan Novrida mengatakan 102 titik panas tersebut terdeteksi sepanjang Jumat (23/2/2024) mulai dari pukul 01.00 hingga 24.00 Wita.
“Informasi mengenai lokasi titik panas ini telah disampaikan kepada pihak terkait, termasuk Dinas Penyelamatan dan Pemadaman Kebakaran, Manggala Agni, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk mengambil langkah-langkah lebih lanjut,” ujar Diyan di Balikpapan dikutip dari Antara, Sabtu (24/2/2024).
Jumlah titik panas ini mengalami peningkatan sedikit dibandingkan dengan Kamis (22/2/2024) yang tercatat 101 titik dan tersebar di lima Kabupaten, yaitu Paser (1), Kutai Barat (3), Kutai Timur (51), Kutai Kartanegara (40), dan Kabupaten Berau (6) titik.
Sementara itu, 102 titik yang terdeteksi kemarin tersebar di tujuh daerah, termasuk Kota Samarinda (1), Balikpapan (1), Kabupaten Penajam Paser Utara (1), Kutai Barat (4), Kutai Timur (50), Kutai Kartanegara (43), dan Kabupaten Berau (2) titik.
Detailnya, satu titik di Samarinda berada di Kecamatan Samarinda Utara, di Balikpapan berada di Kecamatan Balikpapan Barat, satu titik di Penajam Paser Utara berada di Kecamatan Sepaku.
Di Kabupaten Kutai Barat, empat titik yang terdeteksi tersebar di Kecamatan Bongan, sedangkan dua titik di Berau tersebar di Kecamatan Pulau Derawan dan Gunung Tabur.
Kabupaten Kutai Timur yang tercatat 50 titik panas tersebar di 12 kecamatan, termasuk Sangatta Utara (2), Bengalon (25), Busang (2), Kaliorang (1), Kaubun (4), Kongbeng (3), Muara Ancalong (2), Muara Bengkal (2), Muara Wahau (3), Rantau Pulung (4), Telen (1), dan Kecamatan Teluk Pandan (1).
Sementara di Kabupaten Kutai Kartanegara, 43 titik terdeteksi tersebar di delapan kecamatan, termasuk Kembang Janggut (4), Kota Bangun (2), Marangkayu (2), Muara Badak (1), Muara Kaman (5), Muara Muntai (21), Muara Wis (4), Sanga-Sanga (1), dan Kecamatan Tabang (2).
"Kewaspadaan perlu ditingkatkan karena beberapa wilayah masih mengalami cuaca panas dalam beberapa hari terakhir, yang dapat menyebabkan ranting dan daun mengering yang berpotensi menyebabkan karhutla ketika terkena api atau bara," tambah Diyan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




