Panglima TNI Resmikan 5 Batalyon Penyangga Daerah Rawan di Papua
Rabu, 2 Oktober 2024 | 17:42 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meresmikan lima batalyon penyangga daerah rawan (PDR) yang akan bertugas di wilayah rawan Papua. Selain bertugas mengamankan wilayah rawan konflik, PDR ini nantinya juga bertujuan untuk membantu program pemerintah termasuk mempercepat program pembangunan daerah.
“Kita sudah meresmikan lima batalyon penyangga daerah rawan yang nanti akan ditempatkan ke wilayah Papua. Tujuannya adalah untuk membantu program pemerintah di wilayah terutama percepatan pembangunan wilayah dan menyejahterakan masyarakat di Papua,” ujar Agus Subiyanto di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Rabu (3/9/2024).
Baca Juga: Satgas Kementan: Lumbung Pangan Merauke Bagian Program Strategis Nasional
Tak hanya itu, batalyon ini juga akan ikut mendukung program ketahanan pangan dengan membantu proses pertanian di wilayah terkait.
“Program ketahanan pangan sudah dimulai. Kita punya program di Merauke dengan lahan seluas 1.059 hektare sudah ditanam dan akhir bulan ini panen. Lalu ada satu juta hektare lahan pertanian sedang kita buat jalannya di Papua dan Kalimantan. Nanti batalyon ini juga akan membantu itu,” beber Agus.
Kelima batalyon tersebut adalah Yonif 801/Ksatria Yuddha Kentsuwri (Kabupaten Kerom), Yonif 802/Wimane Mambe Jaya (Kabupaten Sarmi), Yonif 803/Nduka Adyatma Yuddha (Kabupaten Boven Digoel), Yonif 804/Dharma Bhakti Asasta Yudha (Kabupaten Merauke) dan Yonif 805/Ksatria Satya Waninggap (Kabupaten Sorong).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




