ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Jaga Ketahanan Pangan, Wamentan Terjun ke Sawah Ajak Petani Gerakan Percepatan Tanam

Jumat, 4 Oktober 2024 | 09:46 WIB
J
DM
Penulis: Jamaah | Editor: DM
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono sosialisasikan gerakan percepatan tanam di lahan pertanian Desa Gondoharum, Jekulo, Kudus, Kamis, 4 Oktober 2024.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono sosialisasikan gerakan percepatan tanam di lahan pertanian Desa Gondoharum, Jekulo, Kudus, Kamis, 4 Oktober 2024. (Beritasatu.com/Jamaah)

Kudus, Beritasatu.com - Kementrian Pertanian (Kementan) menargetkan 2 juta hektare lahan tertanami padi hingga Desember 2024. Gerakan percepatan tanam kali ini merupakan langkah pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengatakan, pihaknya menyiapkan ratusan ribu benih padi gratis. Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja di lahan pertanian Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah pada Kamis (3/10/2024).

Dalam kunjungannya wamentan turut terjun ke sawah untuk menanam padi serta berdialog langsung dan mendengarkan aspirasi para petani di kota kretek tersebut.

ADVERTISEMENT

Sudaryono meminta para petani untuk memaksimalkan proses tanam padi lebih awal pada Oktober 2024. Menurut dia, pada Oktober saat ini merupakan masa krusial peralihan antara musim kemarau dan musim hujan. Pemerintah pun menyiapkan benih padi gratis bagi petani untuk menanam pada Oktober.

"Segera ditanam yang belum panen segera panen dan segera ditanam. Kita kasih benih gratis yang tanam pada Oktober ini. Targetnya 1,2 juta hektare sawah tanam padi semua pada Oktober ini," katanya.

Sebelum memasuki akhir tahun 2024, Sudaryono menambahkan, Kementan akan terus memacu tanam padi lebih awal dengan target mencapai 2 juta hektare pada Desember mendatang. Dengan gerakan percepatan tanam, diharapkan petani bisa panen raya sebelum musim hujan guna mengurangi risiko padi terkena puso.

"Kenapa kita tanam sekarang kan Januari itu sudah panen. Kalau nanamnya mundur, itu mundur lagi pas hujan lebat, takutnya pas mau panen pada rusak," terangnya.kement

Benih padi gratis untuk 400.000 hektare lahan disiapkan pemerintah gratis untuk petani. Meski demikian jumlah tersebut siap untuk ditambah menyesuaikan program gerakan percepatan tanam.

Sudaryono juga meninjau langsung petani di Demak, Jepara, dan Pati. Upaya percepatan tanam kali ini merupakan langkah pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Kabupaten Kudus dalam memaksimalkan program pemerintah gerakan percepatan dan perluasan areal tanam memaksimalkan Bendungan Logung yang mengalir di saluran irigasi. Gelontoran air mampu mengaliri lebih dari 2.200 hektare lahan pertanian yang berada di Kecamatan Jekulo dan Kecamatan Mejobo.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Stok Hewan Kurban untuk Iduladha 2026 Surplus 891.320 Ekor

Stok Hewan Kurban untuk Iduladha 2026 Surplus 891.320 Ekor

NASIONAL
Harga Telur di Peternak Anjlok karena Permainan Tengkulak

Harga Telur di Peternak Anjlok karena Permainan Tengkulak

EKONOMI
Jaga Harga Telur Ayam, Kementan Kumpulkan Para Peternak

Jaga Harga Telur Ayam, Kementan Kumpulkan Para Peternak

EKONOMI
Klaim Asuransi Dipercepat, Petani Lamongan Dapat Rp 6 Juta Per Hektare

Klaim Asuransi Dipercepat, Petani Lamongan Dapat Rp 6 Juta Per Hektare

EKONOMI
Indonesia Ekspor 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

Indonesia Ekspor 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji

EKONOMI
Kementan Dukung CPO Jadi Pengganti Nafta untuk Bahan Plastik

Kementan Dukung CPO Jadi Pengganti Nafta untuk Bahan Plastik

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon