ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mencari Keterlibatan Jaringan Narkoba pada Pembunuhan Brigadir Nurhadi

Selasa, 8 Juli 2025 | 23:52 WIB
MK
MK
Penulis: Martin Bagya Kertiyasa | Editor: MBK
Berdasarkan hasil eksumasi dan analisis forensik, Brigadir Nurhadi, anggota Polda NTB yang ditemukan tak bernyawa di kolam renang vila mewah di Gili Trawangan, Lombok Utara, diduga dicekik terlebih dahulu sebelum ditenggelamkan.
Berdasarkan hasil eksumasi dan analisis forensik, Brigadir Nurhadi, anggota Polda NTB yang ditemukan tak bernyawa di kolam renang vila mewah di Gili Trawangan, Lombok Utara, diduga dicekik terlebih dahulu sebelum ditenggelamkan. (Beritasatu.com/Muhammad Awaludin)

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB menetapkan tiga orang tersangka meninggalnya personel Polda NTB Brigadir Nurhadi saat berlibur di vila Gili Trawangan mulai menemui titik terang.

Adapun tiga orang tersangka tersebut, yakni dua dari kepolisian dan satu lagi adalah wanita yang terlibat berinisial M.

Dirreskrimum Polda NTB Kombes Syarif Hidayat pun menyebut adanya dugaan penggunaan narkoba dalam kasus pembunuhan Brigadir Muhammad Nurhadi. Narkoba ini, ditemukan dalam tubuh Nurhadi yang positif zat psikotropika.

ADVERTISEMENT

Penasihat Ahli Kapolri, Hermawan Sulistyo, mencurigai jaringan narkoba internasional yang terlibat dalam masalah ini. Pasalnya, di Gili Trawangan memang banyak turis berdatangan.

"Banyak bule yang jalan ke sana, sehingga ganja saja sudah biasa. Tapi bisa jadi ini menyangkut jaringan yang tidak hanya lokal. Tidak mungkin ekstasi dibuat di situ, dikonsumsi di situ, itu pasti barang dari luar NTB," kata dia seperti dilansir dari Youtube Beritasatu, Selasa (8/7/2025).

"Apakah ini jaringan internasional atau nasional? Apakah turis-turis bule yang bawa atau ini jaringan narkoba nasional disuplai dari luar NTB?" tambah dia.

Menaggapi hal ini, Anggota Komisi III DPR RI, Soedeson Tandra, mendorong kepolisian mencari tahu dari mana asal narkoba tersebut. "Sangat berbahaya ini, Polisi main narkoba. Ini yang jadi fokus dan kami dorong pihak NTB menyelidiki lebih lanjut," tuturnya.

Ketua Harian Kompolnas Arief Wicaksono mengakui adanya esek-esek dan narkoba dalam masalah ini. Hanya saja dari ekshumasi atau penggalian mayat, belum ditemukan adanya penggunaan narkoba.

Oleh karena itu, pihaknya pun masih mencari satu wanita yang juga terlibat. "Masih ada satu (wanita) lagi, ini perlu dikonfirmasi lebih lanjut. Jadi kami perlu konfirmasi dan dalami lebih lanjut," tuturnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Vonis Terdakwa Pembunuhan Brigadir Nurhadi Dipangkas Jadi 3 Tahun Bui

Vonis Terdakwa Pembunuhan Brigadir Nurhadi Dipangkas Jadi 3 Tahun Bui

NUSANTARA
Kompol Yogi Terdakwa Pembunuhan Brigadir Nurhadi Dipecat dari Polri

Kompol Yogi Terdakwa Pembunuhan Brigadir Nurhadi Dipecat dari Polri

NUSANTARA
Tok! Ipda Aris Pembunuh Brigadir Nurhadi Resmi Dipecat dari Polri

Tok! Ipda Aris Pembunuh Brigadir Nurhadi Resmi Dipecat dari Polri

NASIONAL
2 Perwira Polisi Tersangka Kasus Brigadir Nurhadi Diserahkan ke Jaksa

2 Perwira Polisi Tersangka Kasus Brigadir Nurhadi Diserahkan ke Jaksa

NUSANTARA
LPSK Soroti Luka dan Peran Misri dalam Kematian Brigadir Nurhadi

LPSK Soroti Luka dan Peran Misri dalam Kematian Brigadir Nurhadi

NUSANTARA
Kasus Brigadir Nurhadi, Polda NTB Pelajari Ulang Berkas Perkara

Kasus Brigadir Nurhadi, Polda NTB Pelajari Ulang Berkas Perkara

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon