Politik-Hukum Terkini: Usut Tragedi Demo hingga Kompol Cosmas Dipecat
Kamis, 4 September 2025 | 10:03 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Berbagai isu politik-hukum terkini mewarnai pemberitaan Beritasatu.com sepanjang Rabu (3/9/2025) hingga pagi ini. Salah satunya, pemerintah didorong membentuk tim investigasi independen untuk mengusut tindak kekerasan aparat keamanan dalam demonstrasi di sejumlah daerah yang terjadi sejak 25 Agustus 2025.
Isu politik-hukum lainnya yang menyedot perhatian publik, adalah putusan pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae karena terlibat kasus rantis Brimob melindas pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan hingga meninggal dunia.
Simak 5 Top Isu Politik-Hukum Terkini di Beritasatu.com:
1. PKB Minta Pemerintah Bentuk Tim Independen Usut Tragedi Demo Agustus
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendorong pembentukan komite investigasi independen untuk mengusut jatuhnya korban jiwa dan luka dalam gelombang demonstrasi di sejumlah daerah yang terjadi sejak 25 Agustus 2025.
"Kami juga mendorong adanya komite investigasi yang independen untuk mengusut kenapa kawan-kawan banyak yang menjadi korban, kenapa banyak jatuh korban dan apa yang terjadi sehingga hasilnya bisa kita lihat secara objektif," ujar Wakil Ketua Harian DPP PKB Riezal Ilham Pratama dalam konferensi pers di kantor DPP PKB, Jakarta, Rabu (3/9/2025).
2. Uya Kuya dan Eko “Patrio” Terima Keputusan Tak Dapat Gaji
Ketua Fraksi PAN DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan Eko “Patrio” dan Uya Kuya dalam kondisi sehat setelah keduanya dinonaktifkan sebagai anggota DPR. Keduanya masih berkumpul dengan keluarga untuk menenangkan diri.
PAN sudah mengajukan Uya Kuya dan Eko “Patrio” ke mahkamah partai untuk diproses agar tidak mendapatkan gaji, tunjangan serta fasilitas lain yang melekat pada anggota DPR.
"Beliau berdua menghormati prosesnya,” kata Putri, Kamis (4/9/2025).
3. Tokoh Nasional GNB Kritik Tindakan Represif Aparat Saat Demo
Sejumlah tokoh nasional yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi bangsa. Dalam konferensi pers di Griya Gus Dur, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/9/2025) sore, GNB menyorot tajam tindakan kekerasan berlebihan aparat keamanan saat menghadapi massa pendemo sejak 25 Agustus sehingga banyak jatuh korban masyarakat.
“Beberapa hari ini bangsa kita dihadapkan pada kondisi yang sangat memprihatinkan. Rakyat marah pada ketidakadilan. Demonstrasi yang tak kunjung selesai, aparat keamanan yang melakukan kekerasan berlebihan, pendarahan, pembakaran gedung-gedung pemerintahan, bahkan membawa korban jiwa di berbagai kota,” kata Sinta Nuriyah, istri Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
4. Insiden Lindas Ojol, Komandan Brimob Kompol Cosmas Dipecat
Majelis Sidang Komisi Kode Etik dan Profesi (KKEP) menjatuhkan putusan pecat atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap Komandan Batalion Resimen IV Korps Brimob Polri Kompol Cosmas Kaju Gae, Rabu (3/9/2025).
Cosmas dinyatakan terbukti terlibat dalam kasus kematian pengemudi ojol Affan Kurniawan akibat terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat pembubaran massa demo di Pejompongan, Jakarta Pusat pada Kamis (28/8/2025) malam.
5. Polri Gencarkan Patroli Siber Cari Akun Medsos Penghasut Demo Agustus
Tim Siber Bareskrim Polri menggencarkan patroli siber untuk menggali akun-akun media sosial (medsos) yang dianggap memprovokasi dan menghasut demonstrasi pada pekan lalu hingga menimbulkan kekacauan. Tak tertutup kemungkinan ada tersangka baru.
"Kita tetap melakukan patroli siber untuk melihat apakah ada akun-akun lain yang masih memprovokasi yang juga akun-akun lain yang terkait dengan yang sudah dilakukan penangkapan yang belum dilakukan pendidakan," kata Dirtipidsiber Bareskrim Brigjen Himawan Bayu Aji dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (3/9/2025).
Demikian isu politik-hukum terkini yang masih menjadi perhatian pembaca. Ikuti terus update berita terkini dan informasi menarik lainnya baik dari dalam maupun luar negeri hanya di Beritasatu.com.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




