Prabowo: Keracunan MBG Masih dalam Koridor Eror yang Manusiawi
Senin, 20 Oktober 2025 | 17:38 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto mengatakan program makan bergizi gratis (MBG) sudah 99,99% berhasil dijalankan dalam 1 tahun pertama pemerintahannya. Menurutnya, keracunan MBG terjadi selama ini masih dalam koridor eror yang manusiawi.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam sambutannya saat memimpin sidang kabinet paripurna 1 tahun pemerintahannya bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025).
“Hari ini program makan bergizi gratis sudah sampai pada tahap 12.508 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau unit dapur terpusat, dari target kita 32.000,” kata Prabowo.
SPPG tersebut sudah memasak dan membagikan 1,410 miliar porsi MBG sejak program ini diluncurkan pada 6 Januari 2025.
“Hari ini ada 36.700.000 anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sudah menerima MBG,” ujar Prabowo.
Menurutnya, jumlah itu setara dengan memberi makan enam kali populasi penduduk Singapura. “Ini prestasi yang dipantau banyak negara,” tukas Prabowo.
Dia bangga dengan keberhasilan MBG yang sudah menjangkau 36,7 juta penerima manfaat, karena Brasil butuh 11 tahun untuk mencapai 40 juta penerima.
“Presiden Brasil memberi tahu kepada saya, mereka butuh 11 tahun untuk mencapai 40 juta, kita alhamdulillah dalam 1 tahun kita mencapai 36 juta,” tuturnya.
Prabowo mengungkapkan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana sempat berupaya bekerja keras ingin mencapai 40 juta penerima manfaat MBG dalam 1 tahun pertama pemerintahannya, tetapi dia melarangnya.
“Saya katakan jangan dipaksakan yang penting baik pelaksanaan,” kata Prabowo.
Prabowo melanjutkan MBG dengan 36,7 juta penerima manfaat tentu ada kekurangan, seperti keracunan makanan. Namun, dia menilai jumlahnya masih dalam koridor yang wajar dan manusiawi.
"Ada beberapa ribu yang keracunan, makan sakit perut, tetapi kalau diambil statistik 8.000 dari 1.410.00.000 masih dalam koridor eror yang manusiawi. Kalau tidak salah kekurangannya, katakanlah angka yang sakit itu mungkin sekitar 0,0007%, artinya 99,99% berhasil,” kata Prabowo.
“Saya kira dalam sepanjang usaha manusia hampir tidak ada usaha manusia yang dilaksanakan selama 1 tahun dengan volume yang demikian besar yang zero error, zero difect,” sambungnya.
Prabowo mengatakan pelaksanaan program MBG akan terus diperbaiki dan diperkuat. Dia sudah meminta BGN untuk menetapkan prosedur tetap dalam pelaksanaan MBG.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




