DPO Dewi Astutik alias Kak Jinda Disergap di Sihanoukville Kamboja
Selasa, 2 Desember 2025 | 15:04 WIB
Jakarta Beritasatu.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Badan Intelijen Stategis (Bais) TNI dan Kepolisian Kamboja berhasil menangkap buronan Dewi Astutik alias Kak Jinda. Penangkapan dilakukan di Sihanoukville, ibu kota kota Provinsi Preah Sihanouk yang merupakan daerah pesisir Kamboja pada Senin (1/12/2025).
Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto membenarkan keberhasilan operasi penangkapan buronan kelas kakap kasus narkoba tersebut. "Tim mendapatkan informasi intelijen Dewi Astutik tengah bergerak menuju kawasan Sihanoukville," ujarnya dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Selasa (2/12/20250.
Suyudi menjelaskan, pada pukul 13.39 waktu setempat, target terdeteksi berada di dalam mobil Toyota Prius putih dengan nomor polisi 2BI 9815. Ia terlihat berhenti di lobi Hotel Novotel Sihanoukville. "Begitu posisi target dipastikan, tim gabungan BNN, BAIS, dan Kepolisian Kamboja segera melakukan penyergapan," ucapnya.
Suyudi menambahkan, petugas kemudian mengonfirmasi identitas pelaku dan dipastikan perempuan tersebut adalah DPO atas nama Paryatin atau Dewi Astutik, yang juga dikenal dengan alias Kak Jinda atau Dinda.
"Penangkapan berlangsung cepat dan tanpa perlawanan berarti. Operasi ini menjadi salah satu penangkapan buron narkoba lintas negara yang dianggap sukses berkat koordinasi intensif antara aparat Indonesia dan Kamboja," jelasnya.
Setelah diamankan, Suyudi menambahkan, Dewi Astutik langsung dibawa ke Kota Phnom Penh untuk proses administrasi pemulangan ke Indonesia. Proses ini melibatkan Kepolisian Kamboja, BNN RI, Perwakilan KBRI di Kamboja, serta BAIS TNI yang berada di negara tersebut.
"BNN memastikan seluruh prosedur dipenuhi agar proses deportasi dan penyerahan tersangka dapat berjalan tanpa hambatan. Pemulangan Dewi Astutik ke Indonesia akan membuka jalan bagi penegakan hukum lanjutan terkait jaringan narkoba yang selama ini dikendalikannya," tegasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




