Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah se-Papua di Istana, Ini Agendanya
Selasa, 16 Desember 2025 | 15:45 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan para kepala daerah se-Papua, mulai dari gubernur, bupati, hingga wali kota, di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (16/12/2025). Pertemuan ini digelar untuk memperkuat koordinasi dan mempercepat pembangunan di wilayah Papua.
Selain kepala daerah, Presiden Prabowo juga mengundang Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (KEPP Otsus) Papua. Lembaga tersebut dibentuk pada Oktober 2025 sebagai bagian dari strategi percepatan pembangunan dan penguatan kebijakan otonomi khusus di Papua.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menyampaikan pertemuan ini bertujuan untuk memberikan pengarahan langsung dari presiden kepada seluruh pemangku kepentingan di Papua.
“Tujuannya untuk mencerahkan, dan nanti akan ada arahan langsung dari Bapak Presiden terkait percepatan pembangunan di Papua,” ujarnya di Istana Kepresidenan Jakarta.
Menurut Ribka, pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk melakukan harmonisasi antara program dan kebijakan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, agar pelaksanaan pembangunan berjalan selaras dan terarah.
Ia menambahkan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah menyusun Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Papua (RAPPP) 2025-2029. Dokumen ini akan menjadi acuan bagi kepala daerah di wilayah Papua dalam menyusun rencana kerja pemerintah daerah (RKPD).
Dengan adanya arahan langsung dari presiden serta keselarasan perencanaan pusat dan daerah, pemerintah berharap percepatan pembangunan Papua dapat berjalan lebih efektif dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




