ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Wamen Transmigrasi Lepas 45 KK Program Transmigran Karya Nusantara

Selasa, 16 Desember 2025 | 22:05 WIB
T
H
Penulis: Triyono | Editor: HE
Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi secara resmi melepas 45 KK peserta program transmigran karya nusantara yang akan diberangkatkan ke Sulawesi Barat, Selasa, 16 Desember 2025.
Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi secara resmi melepas 45 KK peserta program transmigran karya nusantara yang akan diberangkatkan ke Sulawesi Barat, Selasa, 16 Desember 2025. (Beritasatu.com/Triyono)

Bandar Lampung, Beritasatu.com – Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi secara resmi melepas 45 kepala keluarga (KK) peserta program transmigran karya nusantara yang akan diberangkatkan ke Sulawesi Barat, Selasa (16/12/2025). 

Pelepasan peserta transmigrasi dilakukan di halaman kantor gubernur Lampung, Bandar Lampung. Sebanyak 45 KK dengan total 127 jiwa tersebut berasal dari empat provinsi, yakni Lampung, Banten, Jakarta, dan Jawa Barat, dengan tujuan penempatan di Polewali Mandar. Perinciannya, peserta berasal dari Lampung sebanyak 10 KK atau 33 jiwa, Banten 15 KK atau 27 jiwa, Jakarta lima KK atau 25 jiwa, serta Jawa Barat 15 KK atau 43 jiwa.

Selain peserta yang diberangkatkan ke Sulawesi Barat, kegiatan pelepasan juga diikuti secara virtual oleh 35 KK peserta dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mereka akan ditempatkan di Sidenreng Rappang, Poso, serta Halmahera Tengah.

ADVERTISEMENT

Program Transmigran Karya Nusantara merupakan bagian dari program strategis nasional untuk pemerataan penduduk dan penguatan pembangunan wilayah di luar Pulau Jawa. Program ini juga sejalan dengan fokus transmigrasi berbasis penempatan lokal yang kini mencapai lebih dari 90%.

Secara nasional, total penempatan transmigrasi pada 2025 ditargetkan mencapai 1.394 KK. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.299 KK merupakan transmigran lokal, sedangkan 95 KK termasuk dalam skema transmigran karya nusantara.

Kementerian Transmigrasi menegaskan, program transmigrasi saat ini tidak lagi sekadar memindahkan penduduk, tetapi membangun pusat-pusat ekonomi baru dan mendorong pemerataan pembangunan. Sejak pertama kali dilaksanakan, program transmigrasi telah membentuk 1.567 desa baru, 114 kabupaten/kota, serta tiga provinsi baru, yakni Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, dan Papua Selatan.

Dalam program transmigran karya nusantara, calon peserta terlebih dahulu melalui proses seleksi. Setelah lolos, mereka mendapatkan pelatihan keterampilan di bidang pertanian, perkebunan, hingga budi daya perikanan. Setiap keluarga juga memperoleh lahan seluas satu hektare di luar fasilitas rumah tinggal.

Salah satu peserta asal Lampung Tengah, Satim Subandi, mengaku termotivasi mengikuti program ini setelah melihat keberhasilan transmigran sebelumnya.

"Sebagai buruh tani yang tidak memiliki lahan, saya termotivasi menjadi transmigran karena ingin punya lahan sendiri seperti peserta transmigran yang sudah sukses," ujar Satim.

Ia berharap kondisi perekonomiannya dapat meningkat setelah mengikuti program transmigrasi.

"Harapannya bisa sukses dan di tempat tujuan berjalan lancar, tidak ada kendala," ucap Satim.

Dalam kesempatan tersebut, Viva Yoga Mauladi juga berdialog langsung dengan peserta transmigrasi. Ia menegaskan, program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mendorong terbentuknya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

"Negara hadir memberikan lahan, garapan, hunian, dan pendampingan. Tujuannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memenuhi kebutuhan gizi, serta menciptakan sumber daya manusia unggul. Ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” kata Viva Yoga.

Ia menambahkan, program ini merupakan implementasi dari lima program unggulan (5T) Kementerian Transmigrasi yang bertujuan mempercepat pembangunan kawasan transmigrasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Ini adalah keputusan besar. Oleh karena itu, jangan sia-siakan keberangkatan dan ini wajib membuahkan hasil. Melalui peningkatan kualitas hidup, pendidikan anak dan masa depan anak harus lebih baik," ungkap Viva Yoga.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon